Kilas Daerah Semarang
KILAS DAERAH

Wali Kota Hendi Nyatakan Proses Rehab RTLH Rumah Terkena Bencana Alam Dipercepat

Kompas.com - 18/02/2021, 08:36 WIB
Wali Kota Semarang saat meninjau rumah tidak layak huni di kawasan Muktiharjo Kidul, Kecamatan Pedurungan, Semarang. DOK. Humas Pemkot Semarang Wali Kota Semarang saat meninjau rumah tidak layak huni di kawasan Muktiharjo Kidul, Kecamatan Pedurungan, Semarang.

KOMPAS.com - Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, proses program rumah tidak layak huni ( RTLH) sebenarnya cukup panjang.

“Namun, ada pengecualian bagi rumah yang terkena bencana puting beliung, pohon tumbang, atau bencana lainnya,” ujarnya, seperti dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu(18/2/2021).

Ia mencontohkan, rumah di kawasan Muktiharjo Kidul, Kecamatan Pedurungan, Semarang. Percepatan proses rehab RTLH dilakukan karena wilayah tersebut merupakan salah satu terdampak hujan ekstrem yang terjadi pada Sabtu, (6/2/2021).

Lebih lanjut wali kota yang akrab disapa Hendi ini menjelaskan, ada tiga rumah di wilayah Muktiharjo Kidul yang akan mendapat bantuan bedah rumah.

Baca juga: Wali Kota Semarang Batal Disuntik Vaksin Covid-19

“Kami sudah melakukan cek lapangan untuk melakukan verifikasi. Hari ini disurvei, minggu depan mulai pengerjaannya,” jelasnya, saat meninjau rumah di Muktiharjo Kidul.

Hendi mengaku, proses RLTH secara normal harus melewati beberapa tahap. Mulai pengajuan, verifikasi lapangan oleh dinas terkait, pembuatan rencana anggaran biaya (RAB), dan penganggaran.

Bahkan, program RTLH yang dilaksanakan 2021, proses verifikasi, penyusunan RAB dan syarat lainnya dilakukan pada 2020.

Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang sendiri akan melakukan program bedah rumah untuk 1.641 unit tidak layak huni di ibu kota provinsi Jawa Tengah (Jateng) ini.

Baca juga: Rumah Dinas Wali Kota Semarang Bakal Dijadikan RS Darurat Covid-19

Adapun, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Ali mengungkapkan, program rehab RTLH di Kota Semarang akan bersumber dari anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) dan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).

"Untuk RLTH 2021 dari anggaran pusat (APBN) berjumlah 741 unit. Sementara itu, dari APBD total ada 900 unit," terang Ali.

Lebih lanjut Ali menerangkan, tidak ada pengecualian bagi warga yang ingin mengajukan RTLH sepanjang syarat-syaratnya terpenuhi.

Persyaratan tersebut adalah melampirkan surat pengantar atau keterangan tidak mampu dari pihak kelurahan. Tanah yang ditempati tidak sengketa dan atas nama sendiri, serta melampirkan Kartu Keluarga (KK), dan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Baca juga: Hendi-Ita Resmi Ditetapkan sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang Terpilih

Setelah memenuhi syarat dan mengajukan, Pemkot Semarang akan melakukan verifikasi lapangan untuk menentukan rumah tersebut apakah memenuhi persyaratan atau tidak.

Adapun verifikasi dilakukan agar bantuan ini tepat sasaran, yakni diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jokowi Berharap Setelah Vaksinasi Ekonomi dan Pariwisata di DIY Tumbuh

Jokowi Berharap Setelah Vaksinasi Ekonomi dan Pariwisata di DIY Tumbuh

Regional
Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal di Yogyakarta, Menkes Klaim Pelaksanaannya Lebih Rapi

Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal di Yogyakarta, Menkes Klaim Pelaksanaannya Lebih Rapi

Regional
Fakta Perempuan Muda Tewas di Kamar Hotel, Tergeletak di Lantai dan Alami Luka di Kepala

Fakta Perempuan Muda Tewas di Kamar Hotel, Tergeletak di Lantai dan Alami Luka di Kepala

Regional
Kasus Sembuh Covid-19 Salatiga Tertinggi di Jateng, Wali Kota Gelar Sayembara

Kasus Sembuh Covid-19 Salatiga Tertinggi di Jateng, Wali Kota Gelar Sayembara

Regional
Kenang Sosok Artidjo Alkostar, Haedar Nashir: Sederhana dan Bersahaja

Kenang Sosok Artidjo Alkostar, Haedar Nashir: Sederhana dan Bersahaja

Regional
Koper dan Alat Kontrasepsi Jadi Barang Bukti Kasus Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel

Koper dan Alat Kontrasepsi Jadi Barang Bukti Kasus Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel

Regional
Mayat Perempuan Muda di Kamar Hotel, Ada Luka di Belakang Kepala

Mayat Perempuan Muda di Kamar Hotel, Ada Luka di Belakang Kepala

Regional
Fenomena Desa Miliarder, Adakah yang Berubah di Masyarakat?

Fenomena Desa Miliarder, Adakah yang Berubah di Masyarakat?

Regional
Cerita Penjual Es Krim di Lampung, Kestabilan Pasokan Listrik Pengaruhi Omzet Penjualan

Cerita Penjual Es Krim di Lampung, Kestabilan Pasokan Listrik Pengaruhi Omzet Penjualan

Regional
Wali Kota Semarang Kaget Pompa di Trimulyo Berkurang

Wali Kota Semarang Kaget Pompa di Trimulyo Berkurang

Regional
Bocah 7 Tahun di Kotabaru Kalsel Tewas Digigit King Kobra Saat Mandi di Sungai

Bocah 7 Tahun di Kotabaru Kalsel Tewas Digigit King Kobra Saat Mandi di Sungai

Regional
447 Rumah Rusak akibat Gempa M 5,2 di Halmahera Selatan

447 Rumah Rusak akibat Gempa M 5,2 di Halmahera Selatan

Regional
Rahvana Sveta di Atas Panggung Gedung Wayang Orang Sriwedari, Memukau...

Rahvana Sveta di Atas Panggung Gedung Wayang Orang Sriwedari, Memukau...

Regional
Banjir Surut, Arus Lalin di Bawah Jembatan Tol Kaligawe Bisa Dilewati Kendaraan

Banjir Surut, Arus Lalin di Bawah Jembatan Tol Kaligawe Bisa Dilewati Kendaraan

Regional
Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Regional
komentar di artikel lainnya