Ganjar Minta BPJN Jateng Percepat Perbaikan Jalan Rusak akibat Hujan

Kompas.com - 16/02/2021, 18:38 WIB
Ilustrasi jalan rusak Kontributor Semarang, Nazar NurdinIlustrasi jalan rusak

SEMARANG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional percepat perbaikan jalan rusak akibat musim hujan.

Sebab, persoalan jalan rusak dapat membahayakan pengguna jalan yang akan melintas.

Bahkan, Ganjar mengaku banyak mendapatkan protes dari warga terutama kondisi jalan rusak di Pantura.

"Balai Besar Jalan Nasional Jateng saya minta patroli dong. Kalau tidak cari alat jangan diam saja. Kalau belum bisa dibangun ya kasih tanda biar tidak bikin celaka. Kita siap bantu," kata Ganjar usai Rakor Kebencanaan di Lantai 2 ruang rapat Setda Provinsi Jawa Tengah, Selasa (16/2/2021).

Baca juga: Hujan Deras Guyur Madiun Selama 4 Jam, Rumah dan Jalan Rusak Dilanda Longsor

Ganjar meminta patroli jalan rusak di sejumlah daerah perlu ditingkatkan dan direspons dengan cepat.

"Saya minta patroli ditingkatkan, pengawas jalan pengamat jalan ditingkatkan, dan harus respon cepat. Per hari ini, minggu ini harus serentak genjot semua. Kabupaten, provinsi, dan pusat saya koordinasikan hari ini," ujarnya.

Ganjar menyebut akan berkoordinasi dengan berbagai pihak termasuk Pemerintah Pusat untuk penanganan jalan rusak.

Bahkan, Ganjar berencana akan mengecek sendiri kondisi jalan di Pantura.

Hal itu untuk bisa mengambil langkah secara tepat dan cepat.

"Maka, rencana besok saya patroli sendiri keliling Pantura. Mau lihat langsung," ucapnya.

Baca juga: Sindir Pemerintah, Suami Istri Difoto bak Model di Jalan Rusak dan Viral

Sementara itu, Kepala Dinas PU Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah Hanung Triyono menuturkan, saat ini pihaknya menambah tenaga percepatan perbaikan jalan.

"Kami juga percepat proses lelang kontruksi dan pengadaan bahan untuk pemeliharaan rutin, target akhir Februari 2021 sudah kontrak," katanya.

Pihaknya tetap mengidentifikasi jumlah lubang korelasi dengan segmen yang rusak tiap hari.

"Efesiensi cara tambal, melihat tahapan-tahapan yang benar dan tahapan penanganan. Siagakan Tim MasBima untuk melakukan Gerakan Anti Air Tergenang dan tata kelola dan administrasi yang baik dan benar," pungkasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Perempuan Muda Tewas di Kamar Hotel, Tergeletak di Lantai dan Alami Luka di Kepala

Fakta Perempuan Muda Tewas di Kamar Hotel, Tergeletak di Lantai dan Alami Luka di Kepala

Regional
Kasus Sembuh Covid-19 Salatiga Tertinggi di Jateng, Wali Kota Gelar Sayembara

Kasus Sembuh Covid-19 Salatiga Tertinggi di Jateng, Wali Kota Gelar Sayembara

Regional
Kenang Sosok Artidjo Alkostar, Haedar Nashir: Sederhana dan Bersahaja

Kenang Sosok Artidjo Alkostar, Haedar Nashir: Sederhana dan Bersahaja

Regional
Koper dan Alat Kontrasepsi Jadi Barang Bukti Kasus Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel

Koper dan Alat Kontrasepsi Jadi Barang Bukti Kasus Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel

Regional
Mayat Perempuan Muda di Kamar Hotel, Ada Luka di Belakang Kepala

Mayat Perempuan Muda di Kamar Hotel, Ada Luka di Belakang Kepala

Regional
Fenomena Desa Miliarder, Adakah yang Berubah di Masyarakat?

Fenomena Desa Miliarder, Adakah yang Berubah di Masyarakat?

Regional
Cerita Penjual Es Krim di Lampung, Kestabilan Pasokan Listrik Pengaruhi Omzet Penjualan

Cerita Penjual Es Krim di Lampung, Kestabilan Pasokan Listrik Pengaruhi Omzet Penjualan

Regional
Wali Kota Semarang Kaget Pompa di Trimulyo Berkurang

Wali Kota Semarang Kaget Pompa di Trimulyo Berkurang

Regional
Bocah 7 Tahun di Kotabaru Kalsel Tewas Digigit King Kobra Saat Mandi di Sungai

Bocah 7 Tahun di Kotabaru Kalsel Tewas Digigit King Kobra Saat Mandi di Sungai

Regional
447 Rumah Rusak akibat Gempa M 5,2 di Halmahera Selatan

447 Rumah Rusak akibat Gempa M 5,2 di Halmahera Selatan

Regional
Rahvana Sveta di Atas Panggung Gedung Wayang Orang Sriwedari, Memukau...

Rahvana Sveta di Atas Panggung Gedung Wayang Orang Sriwedari, Memukau...

Regional
Banjir Surut, Arus Lalin di Bawah Jembatan Tol Kaligawe Bisa Dilewati Kendaraan

Banjir Surut, Arus Lalin di Bawah Jembatan Tol Kaligawe Bisa Dilewati Kendaraan

Regional
Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Febuari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Febuari 2021

Regional
Menikmati Nasi Minyak, Makanan Khas Palembang yang Dulu Disantap Keluarga Sultan

Menikmati Nasi Minyak, Makanan Khas Palembang yang Dulu Disantap Keluarga Sultan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X