Nekat Langgar Aturan PPKM, 3 Toko di Kota Semarang Disegel Satpol PP

Kompas.com - 12/01/2021, 12:33 WIB
Tim gabungan gelar operasi yustisi penegakkan PKM di Kota Semarang, Senin (11/1/2021) malam. KOMPAS.com/Satpol PP Kota SemarangTim gabungan gelar operasi yustisi penegakkan PKM di Kota Semarang, Senin (11/1/2021) malam.

SEMARANG, KOMPAS.com - Sejumlah warga Kota Semarang yang kedapatan melanggar protokol kesehatan terjaring razia petugas gabungan pada hari pertama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM pada Senin (11/1/2021) malam.

Tak hanya itu, sejumlah toko atau tempat usaha juga terpaksa disegel karena buka melebihi jam operasional seperti yang sudah ditetapkan dalam Perwal pembatasan kegiatan masyarakat (PKM) Kota Semarang.

Bahkan, puluhan pedagang kaki lima (PKL) yang masih nekat berjualan hingga tengah malam juga ikut ditertibkan.

Baca juga: Hari Pertama PPKM Semarang, Petugas Gabungan Mulai Patroli, Tutup Ruas Jalan dan Tertibkan PKL

Mereka yang melanggar pun diberikan sanksi tegas oleh tim gabungan yang terdiri dari personel Satpol PP Jateng dan Kota Semarang.

Penegakkan itu dilakukan di kawasan Tlogosari, Semarang.

Kepala Satpol PP Kota Semarang Fajar Purwoto menyebut, terdapat tiga tempat usaha yang disegel karena melanggar ketentuan jam operasional yakni pukul 21.00 WIB yakni game center, minimarket dan printing.

Selain itu, sebanyak 87 warga yang masih ngeyel tidak memakai masker dihukum push up. Sedangkan PKL yang ditertibkan ada sebanyak 15.

“Kami tidak ada kompromi lagi karena sudah sejak PKM pertama lalu mereka harusnya sudah tahu. Saat ini kami butuh ketegasan ya, jadi kalau kami turun pasti enggak ada toleransi, pasti langsung kami segel (toko)," jelas Fajar.

Baca juga: PPKM di Bali, Warga yang Tak Pakai Masker Berdalih Lupa, Pelanggar di Badung Mayoritas WNA

Pihaknya memberikan sanksi tegas demi menegakkan peraturan yang sudah ditetapkan oleh Gubernur Jateng, dan kebijakan Wali Kota Semarang.

Kebijakan tersebut berlaku dalam waktu 14 hari ke depan mulai 11 hingga 25 Januari mendatang.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Positif Covid-19, Wakil Wali Kota Kupang Hermanus Man Jalani Karantina Mandiri

Positif Covid-19, Wakil Wali Kota Kupang Hermanus Man Jalani Karantina Mandiri

Regional
Ada Gugatan di MK, Pemenang Pilkada Rembang dan Purworejo Belum Ditetapkan

Ada Gugatan di MK, Pemenang Pilkada Rembang dan Purworejo Belum Ditetapkan

Regional
Cekoki Miras ke Bayi 4 Bulan, Seorang Pria di Gorontalo Ditangkap

Cekoki Miras ke Bayi 4 Bulan, Seorang Pria di Gorontalo Ditangkap

Regional
Polisi Ungkap Kasus Jual Beli Ribuan Benih Lobster Ilegal, 2 Pelaku Ditangkap

Polisi Ungkap Kasus Jual Beli Ribuan Benih Lobster Ilegal, 2 Pelaku Ditangkap

Regional
Tangan Sudah Diborgol, Bandar Narkoba Ini Nekat Lompat ke Danau

Tangan Sudah Diborgol, Bandar Narkoba Ini Nekat Lompat ke Danau

Regional
Truk Pembawa Minuman Kemasan Terguling di Tawangmangu, Muatannya Dijarah Warga

Truk Pembawa Minuman Kemasan Terguling di Tawangmangu, Muatannya Dijarah Warga

Regional
Kisah Tragis Bocah 14 Tahun Dipukul Ayahnya dengan Sapu hingga Gagangnya Patah, Berawal dari Pinjam Motor

Kisah Tragis Bocah 14 Tahun Dipukul Ayahnya dengan Sapu hingga Gagangnya Patah, Berawal dari Pinjam Motor

Regional
Siswi Non-Muslim di Padang Wajib Pakai Jilbab, Kadisdik: Itu Kebijakan Lama, Akan Dievaluasi

Siswi Non-Muslim di Padang Wajib Pakai Jilbab, Kadisdik: Itu Kebijakan Lama, Akan Dievaluasi

Regional
Jadi Penyintas Covid-19, Bupati Lumajang Thoriqul Haq Sumbangkan Plasma Darah

Jadi Penyintas Covid-19, Bupati Lumajang Thoriqul Haq Sumbangkan Plasma Darah

Regional
Petani di Jambi Resah, Terancam Gagal Panen gara-gara Pupuk Oplosan

Petani di Jambi Resah, Terancam Gagal Panen gara-gara Pupuk Oplosan

Regional
Seberangi Sungai Cimanuk dengan Jeriken, Warga Sumedang Hilang Terseret Arus

Seberangi Sungai Cimanuk dengan Jeriken, Warga Sumedang Hilang Terseret Arus

Regional
Balas Dendam Pernah Dianiaya, Pria Asal Cianjur Tebas Tangan Korban hingga Putus

Balas Dendam Pernah Dianiaya, Pria Asal Cianjur Tebas Tangan Korban hingga Putus

Regional
Kapolda Babel Akhirnya Disuntik Vaksin Covid-19, Sempat Batal gara-gara Gula Darah Naik

Kapolda Babel Akhirnya Disuntik Vaksin Covid-19, Sempat Batal gara-gara Gula Darah Naik

Regional
Cerita Nakes Disuntik Vaksin Covid-19, Awalnya Sempat Ragu karena Punya Sakit Jantung

Cerita Nakes Disuntik Vaksin Covid-19, Awalnya Sempat Ragu karena Punya Sakit Jantung

Regional
Untuk Topang Perekonomian, Produksi Migas di Sekitar Jabar Ditingkatkan

Untuk Topang Perekonomian, Produksi Migas di Sekitar Jabar Ditingkatkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X