Pedagang Meninggal karena Covid-19, Pasar Pringapus Semarang Tutup 3 Hari

Kompas.com - 16/10/2020, 13:51 WIB
Pasar Pringapus ditutup selama tiga hari karena ada pedagang yang meninggal dengan status probable. KOMPAS.com/DIAN ADE PERMANAPasar Pringapus ditutup selama tiga hari karena ada pedagang yang meninggal dengan status probable.

UNGARAN, KOMPAS.com - Pasar Pringapus di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, ditutup selama tiga hari menyusul seorang pedagang meninggal dunia karena Covid-19.

"Kita mendapat informasi ada pedagang Pasar Pringapus yang meninggal, berjenis kelamin laki-laki usia 62 tahun. Hasil tes belum diketahui. Kita langsung mengambil langkah untuk menutup pasar selama tiga hari," kata Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Alexander Gunawan, Jumat (16/10/2020).

Baca juga: 221 Pelanggar Terjaring Razia Masker di Kabupaten Semarang

Alexander mengatakan, pedagang tersebut meninggal pada Rabu (14/10/2020) setelah dirawat di RSUD Ambarawa.

"Langkah antisipasi untuk menekan penyebaran Covid-19 dilakukan mulai hari ini. Senin pekan depan Pasar Pringapus sudah buka lagi," ungkapnya.

Dia mengimbau kepada seluruh masyarakat, terutama yang beraktivitas dan bersinggungan dengan orang banyak untuk patuh melaksanakan 3M yakni menggunakan masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan.

Baca juga: Pencatutan Kiai di Pilkada Kabupaten Semarang, Bawaslu: Ranah Nahdlatul Ulama

Sementara itu, Kepala Pasar Pringapus Santosa mengungkapkan, pihaknya akan melakukan sterilisasi dengan menyemprot disinfektan selama pasar ditutup.

"Selain itu ada enam pedagang yang merupakan kontak erat dengan pedagang yang meninggal tersebut menjalani swab test," paparnya.

Dia mengatakan, total pedagang di Pasar Pringapus berjumlah 202 orang.

"Kebanyakan pedagang berasal dari daerah Pringapus. Mereka menjual kebutuhan masyarakat seperti pakaian, jajanan, sembako dan makanan siap dikonsumsi," kata Santosa.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Pilu Nyilat, Seberangi Sungai Sembari Bawa Sepeda Motor, Tenggelam dan Meninggal

Kisah Pilu Nyilat, Seberangi Sungai Sembari Bawa Sepeda Motor, Tenggelam dan Meninggal

Regional
Keluarga Anggota Klub Moge yang Keroyok Anggota TNI Minta Maaf, Mengaku Diteror di Medsos

Keluarga Anggota Klub Moge yang Keroyok Anggota TNI Minta Maaf, Mengaku Diteror di Medsos

Regional
Seorang Istri Bacok Suaminya Saat Tidur, Penyebabnya Diduga karena Cemburu

Seorang Istri Bacok Suaminya Saat Tidur, Penyebabnya Diduga karena Cemburu

Regional
Tak Pernah Cekcok, Istri Tiba-tiba Bacok Suami, Diduga karena Curiga Dimadu

Tak Pernah Cekcok, Istri Tiba-tiba Bacok Suami, Diduga karena Curiga Dimadu

Regional
Terdesak Utang, Penjaga Kelenteng Curi Minyak Goreng dan Kotak Angpao

Terdesak Utang, Penjaga Kelenteng Curi Minyak Goreng dan Kotak Angpao

Regional
Kasus Covid-19 Terus Bertambah, Dinkes Salatiga Cari Pusat Isolasi Baru

Kasus Covid-19 Terus Bertambah, Dinkes Salatiga Cari Pusat Isolasi Baru

Regional
22 Tenaga Kesehatan dan 7 Dokter RSUD Yogyakarta Terpapar Covid-19

22 Tenaga Kesehatan dan 7 Dokter RSUD Yogyakarta Terpapar Covid-19

Regional
3 Hari Pencarian, Orang Rimba yang Tenggelam di Sungai Batanghari Ditemukan Meninggal

3 Hari Pencarian, Orang Rimba yang Tenggelam di Sungai Batanghari Ditemukan Meninggal

Regional
Cerita Maling Gondol 27 Tanaman Aglonema Senilai Rp 100 Juta, Diangkut dengan Sepeda Motor

Cerita Maling Gondol 27 Tanaman Aglonema Senilai Rp 100 Juta, Diangkut dengan Sepeda Motor

Regional
Langgar Surat Edaran Wali Kota dan Tak Indahkan Peringatan Polisi, Pesta Pernikahan Dibubarkan Paksa

Langgar Surat Edaran Wali Kota dan Tak Indahkan Peringatan Polisi, Pesta Pernikahan Dibubarkan Paksa

Regional
Istri Aniaya Suami dengan Sabit, Pelaku Ikut Terluka Akibat 'Senjata Makan Tuan'

Istri Aniaya Suami dengan Sabit, Pelaku Ikut Terluka Akibat "Senjata Makan Tuan"

Regional
Puluhan Pelajar SMP Swasta di Jepara Terpapar Corona, Sempat Simulasi Belajar Tatap Muka

Puluhan Pelajar SMP Swasta di Jepara Terpapar Corona, Sempat Simulasi Belajar Tatap Muka

Regional
Perhatikan Nasib Nelayan Tanah Bumbu, Paslon Zairullah Azhar-Muhammad Rusli Janjikan Pengadaan Armada Besar

Perhatikan Nasib Nelayan Tanah Bumbu, Paslon Zairullah Azhar-Muhammad Rusli Janjikan Pengadaan Armada Besar

Regional
Dengar Gemuruh, Warga Sekitar Gunung Ile Lewotolok Lembata Kabur ke Lokasi Aman

Dengar Gemuruh, Warga Sekitar Gunung Ile Lewotolok Lembata Kabur ke Lokasi Aman

Regional
Polda Jabar Panggil Rizieq Shihab dan Pejabat Pemkab Bogor Pekan Depan, Ini Penyebabnya

Polda Jabar Panggil Rizieq Shihab dan Pejabat Pemkab Bogor Pekan Depan, Ini Penyebabnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X