Kodam Diponegoro Buka Suara soal Prajurit Dipecat karena Perbuatan Asusila Sesama Jenis

Kompas.com - 15/10/2020, 17:56 WIB
Ilustrasi LGBT Ilustrasi LGBT

SEMARANG, KOMPAS.com - Komando Daerah Militer (Kodam) IV/Diponegoro buka suara terkait pemecatan seorang prajuritnya yang terlibat hubungan sesama jenis.

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IV/Diponegoro, Kolonel Kav Susanto mengatakan perilaku seksual menyimpang memang tidak dibenarkan sebagai prajurit.

"Ini merupakan tindakan tegas dari kesatuan kami terhadap perilaku LGBT," ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (15/10/2020).

Baca juga: Menpan RB: Tak Ada Sanksi Hukum bagi ASN LGBT, Hanya soal Etik

Kodam Diponegoro telah melakukan tindakan preventif sejak proses seleksi menjadi prajurit dengan melakukan screening dan tes mental ideologi.

"Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa para calon prajurit memiliki tingkat kesehatan jiwa dan psikologi yang baik dan sehat," jelasnya.

Selain itu, Kodam Diponegoro juga telah menerbitkan Surat Telegram untuk prajurit aktif tentang pelarangan perbuatan asusila.

Bahkan setiap pelaksanaan apel atau jam komandan diberikan penekanan tentang doktrin keprajuritan yaitu Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI.

Baca juga: Pulang dari Denpasar, 10 Anggota TNI di Alor Positif Corona

Dia mengatakan berbagai antisipasi telah dilakukan termasuk mengerahkan tim satuan cyber untuk mengawasi kecenderungan perilaku prajurit TNI.

"Kami memiliki tim satuan cyber yang bertugas untuk patroli akun media sosial atau handphone para prajurit. Untuk memantau aktivitas media sosial prajurit dan calon prajurit yang lolos seleksi. Dari situ kan bisa kelihatan kecenderungannya. Kita pantau indikasi itu,"ucapnya.

Dilansir dari laman Mahkamah Agung pada Rabu (14/10/2020), seorang anggota TNI berpangkat prajurit kepala divonis satu tahun penjara oleh Pengadilan Militer II-10 Semarang.

Hukuman itu dijatuhkan karena anggota TNI tersebut terlibat hubungan sesama jenis.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Penangkapan Pria yang Bacok Istri dan Mertuanya di Makassar, Sempat Lukai Polisi lalu Tewas Ditembak

Kronologi Penangkapan Pria yang Bacok Istri dan Mertuanya di Makassar, Sempat Lukai Polisi lalu Tewas Ditembak

Regional
Cerita Ridwan Kamil soal Mendesain Masjid dan Wasiat Ayah

Cerita Ridwan Kamil soal Mendesain Masjid dan Wasiat Ayah

Regional
Ridwan Kamil Mendesain Masjid Seribu Bulan, Calon Masjid Terbesar di Banyumas

Ridwan Kamil Mendesain Masjid Seribu Bulan, Calon Masjid Terbesar di Banyumas

Regional
Bayar Pajak dengan Uang Koin, Pedagang Mainan Ini Berpesan agar Tidak Dikorupsi

Bayar Pajak dengan Uang Koin, Pedagang Mainan Ini Berpesan agar Tidak Dikorupsi

Regional
Kronologi Layangan Tersangkut di Roda Pesawat Citilink, Pilot Sempat Lapor ke Tower

Kronologi Layangan Tersangkut di Roda Pesawat Citilink, Pilot Sempat Lapor ke Tower

Regional
Korban Pembacokan Diduga Tak Dilayani RS karena Hasil Rapid Test, Ini Penjelasan Pengelola

Korban Pembacokan Diduga Tak Dilayani RS karena Hasil Rapid Test, Ini Penjelasan Pengelola

Regional
Suami yang Bunuh Istrinya Hamil 7 Bulan Terancam 15 Tahun Penjara

Suami yang Bunuh Istrinya Hamil 7 Bulan Terancam 15 Tahun Penjara

Regional
Ayah Ibu Dipenjara karena Narkoba, Balita di Medan Dianiaya Paman Bibi gara-gara Buang Air di Celana

Ayah Ibu Dipenjara karena Narkoba, Balita di Medan Dianiaya Paman Bibi gara-gara Buang Air di Celana

Regional
Diduga Diserang Kawanan Tawon, Pria Ini Ditemukan Tewas di Kubangan Air

Diduga Diserang Kawanan Tawon, Pria Ini Ditemukan Tewas di Kubangan Air

Regional
Layangan Tersangkut di Pesawat Citilink yang Akan Mendarat

Layangan Tersangkut di Pesawat Citilink yang Akan Mendarat

Regional
Karut-marut Hilirisasi Riset di Indonesia

Karut-marut Hilirisasi Riset di Indonesia

Regional
Sekolah Ditutup, Pemilik Kantin Ini Banting Setir Jadi Pedagang Bunga Plastik

Sekolah Ditutup, Pemilik Kantin Ini Banting Setir Jadi Pedagang Bunga Plastik

Regional
Diduga Usai Konsumsi Sabu, Seorang Oknum Polisi Ditangkap Warga, Kapolres Simalungun: Akan Kita Tindak Tegas...

Diduga Usai Konsumsi Sabu, Seorang Oknum Polisi Ditangkap Warga, Kapolres Simalungun: Akan Kita Tindak Tegas...

Regional
Menyoal Foto Bugil 2 Pria di Gunung Gede Pangrango, Terduga Pelaku Sebut untuk Riset Tema Tubuh

Menyoal Foto Bugil 2 Pria di Gunung Gede Pangrango, Terduga Pelaku Sebut untuk Riset Tema Tubuh

Regional
Pantai Tuing Indah dan Pantai Pulau Punggur, Destinasi Wisata Baru di Babel

Pantai Tuing Indah dan Pantai Pulau Punggur, Destinasi Wisata Baru di Babel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X