Seorang Anggota Satpol PP Kota Semarang Meninggal karena Covid-19

Kompas.com - 12/10/2020, 17:53 WIB
Ilustrasi virus corona, Covid-19 ShutterstockIlustrasi virus corona, Covid-19

SEMARANG, KOMPAS.com - Seorang petugas Satuan Polisi Pamong Praja ( Satpol PP) Kota Semarang, Jawa Tengah, meninggal dunia usai menjalani perawatan di rumah sakit karena terpapar Covid-19 pada Kamis (8/10/2020).

Petugas tersebut tertular Covid-19 saat bersinggungan dengan masyarakat dalam menjalankan tugas penegakan protokol kesehatan.

Kepala Satpol PP Kota Semarang Fajar Purwoto membenarkan kabar duka tersebut.

"Iya betul salah satu anggota kami meninggal dunia usai dirawat di rumah sakit. Almarhum terpapar Covid-19 saat bertugas," jelasnya saat dihubungi, Senin (12/10/2020).

Baca juga: Polisi Amankan Remaja yang Pakai Seragam Satpol PP Saat Hendak Demo

Petugas berusia 50 tahun sempat menjalani tes rapid usai bertugas dan hasilnya reaktif.

Selang dua hari kemudian mengalami gejala demam lalu dibawa ke rumah sakit dan dinyatakan positif Covid-19.

"Setelah dirawat di rumah sakit selama enam hari, kemudian dinyatakan meninggal dunia," ucapnya.

Setelah itu, jenazah langsung dimakamkan dengan prosedur penanganan Covid-19.

Baca juga: Keluhkan Mahalnya Biaya Rapid Test di Medsos, Sopir Ekspedisi Diduga Dianiaya Satpol PP

Dia mengimbau kepada para anggotanya untuk disiplin menggunakan APD lengkap dan tidak kontak langsung saat melaksanakan tugas operasi yustisi.

"Saya tekankan untuk semua anggota di lapangan jangan hand to hand atau bersentuhan dan selalu jaga jarak. Karena kita tidak tahu kalau ada yang OTG," jelasnya.

Untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19 kepada petugas, pihaknya meminta agar anggotanya memperketat penggunaan masker.

Baca juga: Sopir Ekspedisi Mengaku Dianiaya Oknum Satpol PP, Berawal dari Keluhan di Medsos

"Kita sudah maksimal perketat penggunaan masker, kalau pakai masker standarnya double. Karena petugas kami suka tidak suka harus bersinggungan langsung dengan berbagai masyarakat. Kalau memang merasa kurang enak badan ya kami larang jangan terlalu berdekatan. Minimal bisa menjaga diri sendiri," jelasnya.

Dia juga meminta kepada masyarakat agar disiplin menerapkan protokol kesehatan pada saat beraktivitas.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seorang Istri Bacok Suaminya Saat Tidur, Penyebabnya Diduga karena Cemburu

Seorang Istri Bacok Suaminya Saat Tidur, Penyebabnya Diduga karena Cemburu

Regional
Tak Pernah Cekcok, Istri Tiba-tiba Bacok Suami, Diduga karena Curiga Dimadu

Tak Pernah Cekcok, Istri Tiba-tiba Bacok Suami, Diduga karena Curiga Dimadu

Regional
Terdesak Utang, Penjaga Kelenteng Curi Minyak Goreng dan Kotak Angpao

Terdesak Utang, Penjaga Kelenteng Curi Minyak Goreng dan Kotak Angpao

Regional
Kasus Covid-19 Terus Bertambah, Dinkes Salatiga Cari Pusat Isolasi Baru

Kasus Covid-19 Terus Bertambah, Dinkes Salatiga Cari Pusat Isolasi Baru

Regional
22 Tenaga Kesehatan dan 7 Dokter RSUD Yogyakarta Terpapar Covid-19

22 Tenaga Kesehatan dan 7 Dokter RSUD Yogyakarta Terpapar Covid-19

Regional
3 Hari Pencarian, Orang Rimba yang Tenggelam di Sungai Batanghari Ditemukan Meninggal

3 Hari Pencarian, Orang Rimba yang Tenggelam di Sungai Batanghari Ditemukan Meninggal

Regional
Cerita Maling Gondol 27 Tanaman Aglonema Senilai Rp 100 Juta, Diangkut dengan Sepeda Motor

Cerita Maling Gondol 27 Tanaman Aglonema Senilai Rp 100 Juta, Diangkut dengan Sepeda Motor

Regional
Langgar Surat Edaran Wali Kota dan Tak Indahkan Peringatan Polisi, Pesta Pernikahan Dibubarkan Paksa

Langgar Surat Edaran Wali Kota dan Tak Indahkan Peringatan Polisi, Pesta Pernikahan Dibubarkan Paksa

Regional
Istri Aniaya Suami dengan Sabit, Pelaku Ikut Terluka Akibat 'Senjata Makan Tuan'

Istri Aniaya Suami dengan Sabit, Pelaku Ikut Terluka Akibat "Senjata Makan Tuan"

Regional
Puluhan Pelajar SMP Swasta di Jepara Terpapar Corona, Sempat Simulasi Belajar Tatap Muka

Puluhan Pelajar SMP Swasta di Jepara Terpapar Corona, Sempat Simulasi Belajar Tatap Muka

Regional
Perhatikan Nasib Nelayan Tanah Bumbu, Paslon Zairullah Azhar-Muhammad Rusli Janjikan Pengadaan Armada Besar

Perhatikan Nasib Nelayan Tanah Bumbu, Paslon Zairullah Azhar-Muhammad Rusli Janjikan Pengadaan Armada Besar

Regional
Dengar Gemuruh, Warga Sekitar Gunung Ile Lewotolok Lembata Kabur ke Lokasi Aman

Dengar Gemuruh, Warga Sekitar Gunung Ile Lewotolok Lembata Kabur ke Lokasi Aman

Regional
Polda Jabar Panggil Rizieq Shihab dan Pejabat Pemkab Bogor Pekan Depan, Ini Penyebabnya

Polda Jabar Panggil Rizieq Shihab dan Pejabat Pemkab Bogor Pekan Depan, Ini Penyebabnya

Regional
Nekat Pasang Bendera Partai hingga Berjoget di Kampanye, Kepala Sekolah Divonis Penjara, Ini Ceritanya

Nekat Pasang Bendera Partai hingga Berjoget di Kampanye, Kepala Sekolah Divonis Penjara, Ini Ceritanya

Regional
Positif Covid-19, Bupati Puncak Papua Lakukan Isolasi Mandiri

Positif Covid-19, Bupati Puncak Papua Lakukan Isolasi Mandiri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X