Kilas Daerah Semarang
KILAS DAERAH

Dinyatakan Sembuh, 4 Pasien Covid-19 di RSWN Semarang Diperbolehkan Pulang

Kompas.com - 31/03/2020, 21:43 WIB
Press Conference kesembuhan empat orang pasien positif Covid-19 di Rumah Sakit Wongsonegoro (RSWN), Selasa (31/3/2020). DOK. Humas Pemerintah Kota SemarangPress Conference kesembuhan empat orang pasien positif Covid-19 di Rumah Sakit Wongsonegoro (RSWN), Selasa (31/3/2020).

KOMPAS.com –  Wali kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan empat pasien positif Covid-19 di Rumah Sakit Wongsonegoro (RSWN) dinyatakan sembuh.

“Dalam waktu singkat yang dinyatakan sembuh diperbolehkan pulang karena pemeriksaan SWAB-nya negatif,” kata wali kota yang biasa disapa Hendi ini, Selasa (31/3/2020), seperti dalam keterangan tertulisnya.n

Hendi mengatakan, sebelumnya di Semarang terdapat 25 pasien positif coronavirus disease 2019 (Covid-19). Mereka terdiri dari 14 warga Kota Semarang, dan 11 warga luar Kota Semarang.

Baca juga: Kabar Gembira, 4 Pasien Positif Corona di Semarang Dinyatakan Sembuh

Direktur RSWN Susi Herawati mengatakan, empat pasien positif Covid-19 sembuh setelah menjalani perawatan intensif di ruang isoalisasi selama 14 hari.

“Kami mendapat berita luar biasa, berita baik, keempat pasien dinyatakan sembuh dari Covid-19 dan boleh pulang,” kata Susi.

Menurut Susi, kesembuhan tersebut terjadi berkat kerja sama antara tim dokter, perawat, dan tenaga medis RSWN dengan pasien.

Baca juga: Deteksi Gejala Awal Terinfeksi Corona, RSUD di Semarang Sediakan Link Online

“Kami tetap memantau kondisi pasien melalui telepon. Apakah masih panas dan sesak lagi. Mudah-mudahan dalam kondisi sehat setelah bertemu keluarga,” kata Susi.

Pasien yang telah dinyatakan sembuh, lanjut Susi, dipastikan tidak akan menulari keluarga di rumah karena sudah tidak membawa virus lagi.

Mereka pun kemungkinan terkena Covid-19 kembali sangat kecil karena tubuh sudah memiliki antibodi untuk menolak virus.

“Silakan para pasien yang sudah lama berpisah berkumpul lagi dengan suami dan anaknya. Tidak perlu takut menulari,” kata Susi.

Baca juga: Cegah Penyebaran Covid-19, Hendrar Prihadi Pantau Kondisi Masyarakat Semarang

Susi mengatakan, di RSWN sendiri terdapat empat puluh orang pasien dalam pengawasan (PDP), dan satu orang positif Covid-19.

“Mudah-mudahan dalam beberapa hari mendatang pasien positif Covid-19 sembuh,” kata Susi.

Upaya pencegahan Covid-19 di Kota Semarang

Terkait Alat Pelindung Diri (APD) Hendi mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk percepatan pengadaan.

Sambil menunggu hasil pesanan dari pusat, terdapat bantuan produksi dari Balai Latihan Kerja (BLK) dan Universitas Katolik Soegijapranata (Unika).

Baca juga: Gandeng BLK, Pemkot Semarang Produksi APD 100 Buah Per Hari

Selain pengadaan APD, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang juga melakukan upaya pencegahan Covid-19 dengan menutup lima ruas jalan protokol Kota Semarang.

Hasilnya, frekuensi kendaraan serta mobilitas warga Kota Semarang berkurang.

Untuk memaksimalkan kebijakan tersebut Hendi mengatakan, dirinya telah berkoordinasi dengan Polrestabes dan Dirlantas Polda Jateng, karena akan melakukan penutupan 24 jam pada Sabtu dan Minggu.

Penutupan dilakukan di Jalan Pandanaran, Jalan Pemuda, Jalan Gajahmada, Jalan Pahlawan, dan Jalan Ahmad Yani.

Baca juga: Kurangi Pergerakan Masyarakat, Pemkot Semarang Tutup Jalan Protokol

Sementara itu, pada Senin hingga Jumat jalan akan dibuka khusus pada pukul 06.00 hingga 18.00 Waktu Indonesia Barat (WIB).

Hendi berharap, model dan formulasi penanganan yang dilakukan pemerintah khususnya rumah sakit yang ada di Kota Semarang menjadi penyemangat agar semakin hari semakin banyak pasien yang sembuh.

Baca tentang

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cuaca Ekstrem, BMKG Peringatkan Wisatawan yang Menuju Puncak Bogor

Cuaca Ekstrem, BMKG Peringatkan Wisatawan yang Menuju Puncak Bogor

Regional
Kabupaten Bogor Dikepung Bencana, Bupati Berikan 7 Instruksi

Kabupaten Bogor Dikepung Bencana, Bupati Berikan 7 Instruksi

Regional
Fakta Terkini Banjir Bandang Sukabumi, Pabrik Aqua Terendam dan 2 Warga Hanyut

Fakta Terkini Banjir Bandang Sukabumi, Pabrik Aqua Terendam dan 2 Warga Hanyut

Regional
Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19, IDI Makassar: Saatnya Pemerintah Rem Darurat

Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19, IDI Makassar: Saatnya Pemerintah Rem Darurat

Regional
Keluar Daerah dan Bertemu Banyak Orang Penting, Para Menteri Wajib Ikut Tes Swab

Keluar Daerah dan Bertemu Banyak Orang Penting, Para Menteri Wajib Ikut Tes Swab

Regional
BMKG: Hujan Ekstrem Terjadi di Bogor

BMKG: Hujan Ekstrem Terjadi di Bogor

Regional
2 Pembuat Roti Hilang Terseret Banjir Bandang di Sukabumi

2 Pembuat Roti Hilang Terseret Banjir Bandang di Sukabumi

Regional
Plt Kadis Kesehatan Sultra Umumkan Dirinya Positif Corona, Kondisinya Stabil

Plt Kadis Kesehatan Sultra Umumkan Dirinya Positif Corona, Kondisinya Stabil

Regional
Ini Wilayah Bogor yang Mengalami Longsor dan Banjir akibat Hujan Ekstrem

Ini Wilayah Bogor yang Mengalami Longsor dan Banjir akibat Hujan Ekstrem

Regional
Pabrik Aqua di Sukabumi Ikut Terendam Banjir Bandang Cicurug

Pabrik Aqua di Sukabumi Ikut Terendam Banjir Bandang Cicurug

Regional
Seorang Wanita Diduga Dianiaya Suami, Kepala Luka dan Jari Putus

Seorang Wanita Diduga Dianiaya Suami, Kepala Luka dan Jari Putus

Regional
[POPULER NUSANTARA] 16 Orang Positif Covid-19 Setelah Ikut Arisan RT | Bupati Timor Tengah Utara Marahi Polisi

[POPULER NUSANTARA] 16 Orang Positif Covid-19 Setelah Ikut Arisan RT | Bupati Timor Tengah Utara Marahi Polisi

Regional
Tenaga Medis, Polisi hingga Pegawai BPN Positif Corona di Aceh Tenggara

Tenaga Medis, Polisi hingga Pegawai BPN Positif Corona di Aceh Tenggara

Regional
Curhat Ibunda Laeli, Pelaku Mutilasi Kalibata City: 1,5 Tahun Hilang Kabar, Kini Tak Henti Menangis

Curhat Ibunda Laeli, Pelaku Mutilasi Kalibata City: 1,5 Tahun Hilang Kabar, Kini Tak Henti Menangis

Regional
Usai Tabrak Gerbang Polresta Tasikmalaya, Seorang Pria Mengamuk dan Berteriak 'Besok Kiamat'

Usai Tabrak Gerbang Polresta Tasikmalaya, Seorang Pria Mengamuk dan Berteriak "Besok Kiamat"

Regional
komentar di artikel lainnya