Ratusan ASN Diduga Sebarkan Konten Provokasi Lewat Medsos

Kompas.com - 17/02/2020, 22:00 WIB
Sekjen Kominfo, Rosarita Niken Widiastuti saat di Semarang, Jateng. KOMPAS.com/RISKA FARASONALIASekjen Kominfo, Rosarita Niken Widiastuti saat di Semarang, Jateng.

SEMARANG,KOMPAS.com - Seratusan lebih aparatur sipil negara ( ASN) kedapatan memposting konten bernada provokasi melalui media sosial.

Hal tersebut diketahui berdasarkan pengaduan masyarakat yang dilaporkan ke Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) melalui aplikasi Aduan ASN sejak Januari 2020 lalu.

Sekjen Kominfo Rosarita Niken Widiastuti mengungkapkan, sebagian besar ASN yang dilaporkan karena menyebarkan konten yang menghina simbol negara, melakukan ujaran kebencian dan informasi bohong (hoaks).

"Baru Januari kemarin sampai sekarang sudah ada seratusan lebih ASN yang dilaporkan kepada kami. Mayoritas kasusnya itu ya soal dia memprovokasi, melecehkan simbol negara sampai hoaks," kata Niken, Senin (17/2/2020).

Baca juga: Live Streaming Konten Asusila di Facebook, 2 Remaja di Papua Minta Maaf

Bahkan, lanjut Niken, ada ASN yang terang-terangan anti-Pancasila.

Padahal, ASN harus bisa menjaga Pancasila, karena mendapatkan gaji dan tunjangan kinerja dari negara.

"Jadi ASN tidak boleh mempunyai pandangan bertentangan dengan Pancasila dan tidak boleh menghujat, menghina dan memprovokasi," ujarnya.

Niken mengaku, pihaknya telah berkoordinasi dengan sebelas kementerian untuk menindaklanjuti aduan yang dilaporkan oleh masyarakat.

Antara lain, Kemenpan RB, Kemenpolhukam, Kemendagri, Kemenag, Kominfo, Kemendikbud, Kemenkumham, BIN, BNPT, BPIP, dan BKN.

Sementara itu, bagi para ASN yang terbukti melanggar aturan bakal dikenakan sanksi berupa peringatan dari masing-masing dinas hingga sanksi terberat akan diberhentikan dengan tidak hormat.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jalani Tes Swab, Begini Kondisi Terbaru Wakil Wali Kota Surabaya Selama Karantina

Jalani Tes Swab, Begini Kondisi Terbaru Wakil Wali Kota Surabaya Selama Karantina

Regional
OTG di Jatim Tinggi, Khofifah Gelar Rapid Test dan Swab Massal di 10 Daerah Ini

OTG di Jatim Tinggi, Khofifah Gelar Rapid Test dan Swab Massal di 10 Daerah Ini

Regional
Ibu 3 Anak Curi Sawit untuk Beli Beras Minta Maaf, Dirut PTPN V Malah Tawari Pekerjaan

Ibu 3 Anak Curi Sawit untuk Beli Beras Minta Maaf, Dirut PTPN V Malah Tawari Pekerjaan

Regional
Satpam Perempuan Tewas Mengapung di Bengawan Solo, Sepatu dan Motor di Pinggir Sungai Jadi Petunjuk

Satpam Perempuan Tewas Mengapung di Bengawan Solo, Sepatu dan Motor di Pinggir Sungai Jadi Petunjuk

Regional
Pasar di Purwokerto Sambut New Normal, Sediakan Uang Steril dan Terapkan Satu Jalur untuk Pengunjung

Pasar di Purwokerto Sambut New Normal, Sediakan Uang Steril dan Terapkan Satu Jalur untuk Pengunjung

Regional
Dosen Politeknik Negeri Padang Ciptakan Aplikasi Rekam Jejak Covid-19

Dosen Politeknik Negeri Padang Ciptakan Aplikasi Rekam Jejak Covid-19

Regional
Disarankan Bawa Pasien Corona ke Pontianak, Kadinkes Ketapang: Kami Masih Mampu

Disarankan Bawa Pasien Corona ke Pontianak, Kadinkes Ketapang: Kami Masih Mampu

Regional
Asyik Nongkrong di Kafe Saat Masa Transisi, Ternyata Reaktif Ketika Rapid Test Covid-19

Asyik Nongkrong di Kafe Saat Masa Transisi, Ternyata Reaktif Ketika Rapid Test Covid-19

Regional
41 Bandar Besar Narkoba dari Jakarta dan Banten Dipindahkan ke Lapas Nusakambangan

41 Bandar Besar Narkoba dari Jakarta dan Banten Dipindahkan ke Lapas Nusakambangan

Regional
Gugus Tugas Covid-19 Karawang: Sekali Lagi Kami Tak Terbitkan SIKM

Gugus Tugas Covid-19 Karawang: Sekali Lagi Kami Tak Terbitkan SIKM

Regional
Kakek 77 Tahun Dihipnotis, Uang Dagangan Sabun Hilang, Hanya Untung Rp 1.000 Per Botol

Kakek 77 Tahun Dihipnotis, Uang Dagangan Sabun Hilang, Hanya Untung Rp 1.000 Per Botol

Regional
Longsor di Kabupaten Solok, Kakak dan Adik Tewas Terhimpit Batu

Longsor di Kabupaten Solok, Kakak dan Adik Tewas Terhimpit Batu

Regional
3 Anggota TNI Keroyok Siswa SMA, Terancam Dicopot hingga Tunda Naik Pangkat

3 Anggota TNI Keroyok Siswa SMA, Terancam Dicopot hingga Tunda Naik Pangkat

Regional
Perjalanan Kasus YouTuber Ferdian: 'Prank' Sembako Sampah, Merepotkan Polisi, Dipenjara lalu Dibebaskan

Perjalanan Kasus YouTuber Ferdian: "Prank" Sembako Sampah, Merepotkan Polisi, Dipenjara lalu Dibebaskan

Regional
Gagal Berangkat Haji, 4.449 Calon Jemaah di NTB Diminta Latihan Manasik Mandiri

Gagal Berangkat Haji, 4.449 Calon Jemaah di NTB Diminta Latihan Manasik Mandiri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X