Ganjar Resmi Tetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah

Kompas.com - 20/11/2019, 22:28 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat menetapkan UMK  tahun 2020 pada 35 Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah di Puri Gedeh Semarang, Rabu (20/11/2019) KOMPAS.com/HUMAS PEMPROV JATENGGubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat menetapkan UMK tahun 2020 pada 35 Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah di Puri Gedeh Semarang, Rabu (20/11/2019)

SEMARANG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo telah menetapkan upah minimum kabupaten/kota (UMK) tahun 2020 pada 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah.

Ganjar menegaskan bahwa penetapan upah telah melalui mekanisme yang ada dan mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Dari 35 kabupaten/kota se-Jateng, UMK tertinggi berada di Kota Semarang sebesar Rp 2.715.000, sementara upah terendah berada di Kabupaten Banjarnegara sebesar Rp 1.748.000," jelas Ganjar di kediamannya, Puri Gedeh, Kota Semarang, Rabu (20/11/2019).

Upah minimum tersebut dihitung berdasarkan formula pasal 44 ayat 2 PP nomor 78 tahun 2015, sesuai dengan surat Menteri Ketenagakerjaan nomor BM 305 tahun 2019.

"Ada pun dasar perhitungan upah minimum sebesar 8,51 persen, dengan perincian inflasi nasional sebesar 3,39 persen dan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,12 persen," kata Ganjar.

Baca juga: UMP Jateng ditetapkan, Ganjar Minta Bupati Wali Kota Kirimkan Rekomendasi UMK 2020

Ganjar menekankan bahwa UMK ditetapkan hanya untuk pekerja dengan masa kerja kurang dari satu tahun.

Sementara pekerja yang sudah lebih dari satu tahun, maka besaran upah tidak mengacu pada UMK yang ditetapkan.

"Silakan dirundingkan secara bipartit antara pekerja atau buruh dengan pengusaha di perusahaan. Silakan mereka mengatur besaran upahnya," ujar Ganjar.

Dalam penetapan UMK tersebut, Ganjar memperhatikan rekomendasi dari Dewan Pengupahan Provinsi Jawa Tengah serta bupati/wali kota.

Besaran UMK yang ditetapkan Ganjar tersebut merupakan murni dari usulan 35 kabupaten/kota se-Jateng.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Meski Seluruh Pasien Covid-19 di Kabupten Landak Sembuh, Masih Ada 168 Orang Tunggu Hasil Swab Test

Meski Seluruh Pasien Covid-19 di Kabupten Landak Sembuh, Masih Ada 168 Orang Tunggu Hasil Swab Test

Regional
Jalani Tes Swab, Begini Kondisi Terbaru Wakil Wali Kota Surabaya Selama Karantina

Jalani Tes Swab, Begini Kondisi Terbaru Wakil Wali Kota Surabaya Selama Karantina

Regional
OTG di Jatim Tinggi, Khofifah Gelar Rapid Test dan Swab Massal di 10 Daerah Ini

OTG di Jatim Tinggi, Khofifah Gelar Rapid Test dan Swab Massal di 10 Daerah Ini

Regional
Ibu 3 Anak Curi Sawit untuk Beli Beras Minta Maaf, Dirut PTPN V Malah Tawari Pekerjaan

Ibu 3 Anak Curi Sawit untuk Beli Beras Minta Maaf, Dirut PTPN V Malah Tawari Pekerjaan

Regional
Satpam Perempuan Tewas Mengapung di Bengawan Solo, Sepatu dan Motor di Pinggir Sungai Jadi Petunjuk

Satpam Perempuan Tewas Mengapung di Bengawan Solo, Sepatu dan Motor di Pinggir Sungai Jadi Petunjuk

Regional
Pasar di Purwokerto Sambut New Normal, Sediakan Uang Steril dan Terapkan Satu Jalur untuk Pengunjung

Pasar di Purwokerto Sambut New Normal, Sediakan Uang Steril dan Terapkan Satu Jalur untuk Pengunjung

Regional
Dosen Politeknik Negeri Padang Ciptakan Aplikasi Rekam Jejak Covid-19

Dosen Politeknik Negeri Padang Ciptakan Aplikasi Rekam Jejak Covid-19

Regional
Disarankan Bawa Pasien Corona ke Pontianak, Kadinkes Ketapang: Kami Masih Mampu

Disarankan Bawa Pasien Corona ke Pontianak, Kadinkes Ketapang: Kami Masih Mampu

Regional
Asyik Nongkrong di Kafe Saat Masa Transisi, Ternyata Reaktif Ketika Rapid Test Covid-19

Asyik Nongkrong di Kafe Saat Masa Transisi, Ternyata Reaktif Ketika Rapid Test Covid-19

Regional
41 Bandar Besar Narkoba dari Jakarta dan Banten Dipindahkan ke Lapas Nusakambangan

41 Bandar Besar Narkoba dari Jakarta dan Banten Dipindahkan ke Lapas Nusakambangan

Regional
Gugus Tugas Covid-19 Karawang: Sekali Lagi Kami Tak Terbitkan SIKM

Gugus Tugas Covid-19 Karawang: Sekali Lagi Kami Tak Terbitkan SIKM

Regional
Kakek 77 Tahun Dihipnotis, Uang Dagangan Sabun Hilang, Hanya Untung Rp 1.000 Per Botol

Kakek 77 Tahun Dihipnotis, Uang Dagangan Sabun Hilang, Hanya Untung Rp 1.000 Per Botol

Regional
Longsor di Kabupaten Solok, Kakak dan Adik Tewas Terhimpit Batu

Longsor di Kabupaten Solok, Kakak dan Adik Tewas Terhimpit Batu

Regional
3 Anggota TNI Keroyok Siswa SMA, Terancam Dicopot hingga Tunda Naik Pangkat

3 Anggota TNI Keroyok Siswa SMA, Terancam Dicopot hingga Tunda Naik Pangkat

Regional
Perjalanan Kasus YouTuber Ferdian: 'Prank' Sembako Sampah, Merepotkan Polisi, Dipenjara lalu Dibebaskan

Perjalanan Kasus YouTuber Ferdian: "Prank" Sembako Sampah, Merepotkan Polisi, Dipenjara lalu Dibebaskan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X