Kilas Daerah Semarang
KILAS DAERAH

Rusunawa Kaligawe Dilapori Warga Kotor, Wali Kota Hendi Turun Langsung Kerja Bakti

Kompas.com - 20/09/2019, 17:35 WIB
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi melakukan kerja bakti di Kawasan Rusunawa Kaligawe, Kota Semarang, Jumat (20/9/2019). DOK. IstimewaWali Kota Semarang Hendrar Prihadi melakukan kerja bakti di Kawasan Rusunawa Kaligawe, Kota Semarang, Jumat (20/9/2019).


KOMPAS.com
- Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi turun dan memimpin kerja bakti membersihkan Kawasan Rusunawa Kaligawe.

Langkah itu, menurut Hendi—panggilan akrab Hendrar Prihadi—dilakukan setelah mendapat banyak pesan WA dan SMS yang bilang kebersihan di kawasan tersebut kurang terawat dengan baik. Pesan-pesan tersebut masuk melalui aplikasi Lapor Hendi.

Hendi berharap kegiatan resik-resik di kawasan yang cukup padat itu dapat menjadi contoh dan perangsang bagi warga Kota Semarang untuk menjaga serta merawat lingkungannya agar tetap bersih, sehat dan nyaman.

Dalam kesempatan tersebut, Hendi mengingatkan bahaya leptospirosis yang menjadi salah satu kasus penyakit yang belum dapat disembuhkan.

Penyakit yang bersumber dari kencing tikus ini, lanjut Hendi, dapat berpotensi terjadi di mana-mana terutama di kawasan padat penduduk.

Baca juga: Rupaya Ini Alasan Wali Kota Hendi Ajak Jajarannya Bersepeda Tiap Pagi

Kencing tikus yang mengenai luka terbuka, tambah Hendi, dapat menyebabkan panas tinggi hingga kematian.

“Makanya yang bisa dilakukan adalah upaya pencegahan. Di antaranya dengan menggunakan sepatu karet saat masuk dalam got, saluran serta menjaga lingkungan tetap bersih sehingga tidak menjadi sarang tikus,” urai Hendi.

Lebih dari itu, kemauan untuk bersih-bersih, kata Hendi, harus pula dimulai dari diri sendiri, tidak perlu menyalahkan orang lain dan tetangga.

Hendi meminta kepada setiap warga untuk dapat memastikan dahulu lingkungan rumah, saluran rumahnya bersih serta menghindari buang sampah sembarangan.

Baca juga: Gubernur Sulut Ikut Angkat Sampah saat Kerja Bakti Massal

 

“Sepertinya hal sepele, membuang 1 kantong plastik, tetapi kalau 1,6 juta warga Kota Semarang membuang sampah akan menjadi masalah besar dan menjadikan lingkungan yang tidak sehat,“ ungkap Hendi.

Perlu diektahui, dalam kerja bakti tersebut kurang lebih 400 orang mengikuti aksi bersih-bersih yang juga sebagai agenda Bulan Bakti Gotong Royong.

Penghijauan jelang musim hujan

Selain menekankan pentingnya kebersihan, Hendi menyampaikan pula kesiapan dan kesepakatan seluruh jajarannya untuk melakukan penghijauan dan penanaman pohon massal jelang musim hujan.

Pada tahap awal ini dilakukan penanaman 20 batang pohon di kawasan rusun. Setelah ditanam, Hendi meminta warga setempat untuk dapat benar-benar merawat dan menjaganya. 

Tak hanya di rusun saja, ke depan Hendi telah menginstruksikan penanaman pohon secara masif di berbagai sudut Kota Semarang.

"Semoga penghijauan nanti dapat membuat udara Kota Semarang lebih bersih, sejuk dan menjadikan lingkungan lebih hijau," kata Wali Kota Hendi

Kegiatan kerja bakti massal tersebut selain diikuti jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang, Musyawarah Pimpinan-Daerah (Muspida) Kota Semarang dan melibatkan warga masyarakat.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berstatus PDP Corona, Anggota DPRD Lombok Barat Meninggal di RSUD NTB

Berstatus PDP Corona, Anggota DPRD Lombok Barat Meninggal di RSUD NTB

Regional
Pasien yang Meninggal di RS PKU Bantul Sudah Sembuh dari Virus Corona

Pasien yang Meninggal di RS PKU Bantul Sudah Sembuh dari Virus Corona

Regional
UPDATE: Tambah 1 Pasien Positif Corona di Kota Kediri, Total 3 Pasien

UPDATE: Tambah 1 Pasien Positif Corona di Kota Kediri, Total 3 Pasien

Regional
UPDATE: 2 Pasien Positif Corona di NTB Dinyatakan Sembuh

UPDATE: 2 Pasien Positif Corona di NTB Dinyatakan Sembuh

Regional
Laboratorium Tes Covid-19 di DIY Bertambah Dua, Setiap Hari 400 Sampel Diperiksa

Laboratorium Tes Covid-19 di DIY Bertambah Dua, Setiap Hari 400 Sampel Diperiksa

Regional
Kabar Baik, 2 Pasien Positif Covid-19 di Mimika Dinyatakan Sembuh

Kabar Baik, 2 Pasien Positif Covid-19 di Mimika Dinyatakan Sembuh

Regional
Banjir di Gresik Meluas, Sejumlah Desa di 2 Kecamatan Ikut Terendam

Banjir di Gresik Meluas, Sejumlah Desa di 2 Kecamatan Ikut Terendam

Regional
Bolaang Mongondow Raya Tutup Akses Keluar-Masuk Orang dan Kendaraan hingga 21 April

Bolaang Mongondow Raya Tutup Akses Keluar-Masuk Orang dan Kendaraan hingga 21 April

Regional
12 Eks Peserta Ijtima Ulama Gowa di Kaltara Positif Corona

12 Eks Peserta Ijtima Ulama Gowa di Kaltara Positif Corona

Regional
Masih Bebas dari Corona, Alasan Lain WN China yang Kunjungi Teman Wanitanya ke NTT

Masih Bebas dari Corona, Alasan Lain WN China yang Kunjungi Teman Wanitanya ke NTT

Regional
UPDATE Corona di Jatim: 46 Sembuh, 196 Kasus Positif, 17 Meninggal

UPDATE Corona di Jatim: 46 Sembuh, 196 Kasus Positif, 17 Meninggal

Regional
10 Pasien Covid-19 Sembuh, Kota Semarang Lanjutkan Tren Positif Tangani Virus Corona

10 Pasien Covid-19 Sembuh, Kota Semarang Lanjutkan Tren Positif Tangani Virus Corona

Regional
Distribusikan 200.000 Paket Sembako, Wali Kota Hendi Minta Camat dan Lurah Bangun Lumbung Kelurahan

Distribusikan 200.000 Paket Sembako, Wali Kota Hendi Minta Camat dan Lurah Bangun Lumbung Kelurahan

Regional
UPDATE Kasus Covid-19 Sulut: 296 ODP, PDP 21 dan 8 Positif

UPDATE Kasus Covid-19 Sulut: 296 ODP, PDP 21 dan 8 Positif

Regional
Hasil Tes Swab Belum Keluar, Satu PDP di Lampung Meninggal di Ruang Isolasi

Hasil Tes Swab Belum Keluar, Satu PDP di Lampung Meninggal di Ruang Isolasi

Regional
komentar di artikel lainnya