Kilas Daerah Semarang
KILAS DAERAH

Atasi Kekeringan dan Banjir, Pemkot Semarang Akan Bangun Embung di GunungPati

Kompas.com - 18/09/2019, 20:26 WIB
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menyampaikan pidato inspiratif dihadapan wisudawan saat upacara Wisuda Ke-98 Universias Negeri Semarang (UNNES) di Gedung Prof. Wuryanto Kampus UNNES Sekaran Gunungpati, Rabu(18/9/2019). DOK. IstimewaWali Kota Semarang Hendrar Prihadi menyampaikan pidato inspiratif dihadapan wisudawan saat upacara Wisuda Ke-98 Universias Negeri Semarang (UNNES) di Gedung Prof. Wuryanto Kampus UNNES Sekaran Gunungpati, Rabu(18/9/2019).


KOMPAS.com
- Pemerintah Kota ( Pemkot) Semarang akan membangun embung di kawasan Gubungpati di lahan Universitas Negeri Semarang (UNNES).

"Rencana pembangunan embung ini akan berfungsi mengaliri masyarakat yang kekeringan di musim kemarau dan menahan air dari atas supaya tidak terjadi banjir di musim penghujan. Embung ini juga nanti dapat dimanfaatkan untuk penerapan listrik micro hydro," jelas Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi.

Hendi sendiri mengatakan itu usai resmi menandatangani nota kesepahaman untuk pembangunan embung di kawasan Gunungpati di sela-sela kegiatan upacara Wisuda Program Doktor, Magister, Sarjana, Diploma periode III UNNES, Tahun 2019, Rabu (18/9/2019).

Dalam keterangan tertulisnya, Rabu (18/9/2019), dijelaskan, Pemkot Semarang nantinya akan bekerja sama dengan UNNES membangun embung dengan memanfaatkan lahan kampus kampus tersebut.

 

Hendi menyebutkan kerja sama tersebut merupakan bentuk dukungan kepada UNNES sebagai universitas konservasi yang memiliki reputasi internasional.

Baca juga: Hendi: Ini Penyebab Munculnya Permukiman Kumuh di Semarang

"Harapanya tentu saja wujud kerja sama ini akan segera dapat direalisasikan, dan akan lebih banyak hal yang dapat diinisiasi bersama antara Pemkot Semarang dan UNNES," tambah Hendi.

Selain di wilayah Gunungpati, Pemkot Semarang berencana membangun tiga embung di Kecamatan Tembalang.

Pembangunan itu dilakukan sebagai solusi jangka panjang penanganan bencana banjir yang melanda wilayah Meteseh, Sendangmulyo, dan Bulusan. 

Dengan adanya tiga embung tersebut, diharapkan dapat meminimalisir banjir yang terjadi khususnya di wilayah Kota Semarang bagian atas. 

Namun, seperti halnya di Gunungpati, selain berfungsi sebagai penangkap air dan pencegah banjir, embung di Tembalang juga akan digunakan sebagai sumber air baku untuk memenuhi kebutuhan air bagi masyarakat.

Pesan Hendi pada wisudawan

Di sisi lain, tak hanya menandantangani kerja sama pembuatan embung, Hendi juga didapuk untuk memberikan pidato insipiratif di hadapan para wisudawan.

Dalam kesempatan tersebut dirinya mengingatkan jika wisuda bukanlah akhir perjuangan dalam proses menuntut ilmu, melainkan adalah awal dari perjuangan untuk menghadapi tahapan kehidupan yang selanjutnya.

“Kepekaan dan kepedulian menjadi kunci ke depan. Bahkan dalam hal menghadapi revolusi industri 4.0, pekerjaan yang tidak dapat digantikan sistem otomatis adalah pekerjaan yang menggunakan hati," ingatnya.

Hendi menceritakan dalam merespon revolusi Industri, Pemkot Semarang berupaya memperkuat sektor pariwisata. Pasalnya, sektor ini merupakan industri hospitality yang pekerjaannya dominan menggunakan perasaan.

Tak hanya itu, melalui pengembangan sektor pariwisata, kue ekonomi di Kota Semarang juga lebih terbagi merata, sehingga setiap orang memiliki kesempatan yang sama dalam aktifitas perdagangan dan jasa.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berstatus PDP Corona, Anggota DPRD Lombok Barat Meninggal di RSUD NTB

Berstatus PDP Corona, Anggota DPRD Lombok Barat Meninggal di RSUD NTB

Regional
Pasien yang Meninggal di RS PKU Bantul Sudah Sembuh dari Virus Corona

Pasien yang Meninggal di RS PKU Bantul Sudah Sembuh dari Virus Corona

Regional
UPDATE: Tambah 1 Pasien Positif Corona di Kota Kediri, Total 3 Pasien

UPDATE: Tambah 1 Pasien Positif Corona di Kota Kediri, Total 3 Pasien

Regional
UPDATE: 2 Pasien Positif Corona di NTB Dinyatakan Sembuh

UPDATE: 2 Pasien Positif Corona di NTB Dinyatakan Sembuh

Regional
Laboratorium Tes Covid-19 di DIY Bertambah Dua, Setiap Hari 400 Sampel Diperiksa

Laboratorium Tes Covid-19 di DIY Bertambah Dua, Setiap Hari 400 Sampel Diperiksa

Regional
Kabar Baik, 2 Pasien Positif Covid-19 di Mimika Dinyatakan Sembuh

Kabar Baik, 2 Pasien Positif Covid-19 di Mimika Dinyatakan Sembuh

Regional
Banjir di Gresik Meluas, Sejumlah Desa di 2 Kecamatan Ikut Terendam

Banjir di Gresik Meluas, Sejumlah Desa di 2 Kecamatan Ikut Terendam

Regional
Bolaang Mongondow Raya Tutup Akses Keluar-Masuk Orang dan Kendaraan hingga 21 April

Bolaang Mongondow Raya Tutup Akses Keluar-Masuk Orang dan Kendaraan hingga 21 April

Regional
12 Eks Peserta Ijtima Ulama Gowa di Kaltara Positif Corona

12 Eks Peserta Ijtima Ulama Gowa di Kaltara Positif Corona

Regional
Masih Bebas dari Corona, Alasan Lain WN China yang Kunjungi Teman Wanitanya ke NTT

Masih Bebas dari Corona, Alasan Lain WN China yang Kunjungi Teman Wanitanya ke NTT

Regional
UPDATE Corona di Jatim: 46 Sembuh, 196 Kasus Positif, 17 Meninggal

UPDATE Corona di Jatim: 46 Sembuh, 196 Kasus Positif, 17 Meninggal

Regional
10 Pasien Covid-19 Sembuh, Kota Semarang Lanjutkan Tren Positif Tangani Virus Corona

10 Pasien Covid-19 Sembuh, Kota Semarang Lanjutkan Tren Positif Tangani Virus Corona

Regional
Distribusikan 200.000 Paket Sembako, Wali Kota Hendi Minta Camat dan Lurah Bangun Lumbung Kelurahan

Distribusikan 200.000 Paket Sembako, Wali Kota Hendi Minta Camat dan Lurah Bangun Lumbung Kelurahan

Regional
UPDATE Kasus Covid-19 Sulut: 296 ODP, PDP 21 dan 8 Positif

UPDATE Kasus Covid-19 Sulut: 296 ODP, PDP 21 dan 8 Positif

Regional
Hasil Tes Swab Belum Keluar, Satu PDP di Lampung Meninggal di Ruang Isolasi

Hasil Tes Swab Belum Keluar, Satu PDP di Lampung Meninggal di Ruang Isolasi

Regional
komentar di artikel lainnya