Kilas Daerah Semarang
KILAS DAERAH

Rupaya Ini Alasan Wali Kota Hendi Ajak Jajarannya Bersepeda Tiap Pagi

Kompas.com - 12/09/2019, 20:56 WIB
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi sambil mengayuh sepeda memantau kebersihan dan infrastruktur lingkungan saat melintas di Kali Mberok, Kota Semarang, Kamis (12/9/2019). DOK. IstimewaWali Kota Semarang Hendrar Prihadi sambil mengayuh sepeda memantau kebersihan dan infrastruktur lingkungan saat melintas di Kali Mberok, Kota Semarang, Kamis (12/9/2019).

KOMPAS.com - Pemandangan menarik terlihat di Balai Kota Semarang setiap pagi hari beberapa waktu terakhir.

Sejumlah pejabat Pemerintah Kota ( Pemkot) Semarang tampak berangkat ke kantor lebih awal untuk memulai aktifitasnya dengan bersepeda keliling Kota Semarang.

Tidak sendiri-sendiri, mereka menggenjot sepedanya secara berombongan bersama Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi.

Bukan tanpa sebab mereka melakukan itu. Pasalnya Pemkot Semarang sedang mendorong pejabat di lingkungannya berkeliling setiap pagi, memantau kondisi Kota Semarang.

Baca juga: Revitalisasi Kampung Melayu, Wali Kota Hendi akan Bangun Water Front City

Salah satunya seperti yang terlihat, Kamis (12/9/2019). Berkumpul di halaman depan Kantor Wali Kota Semarang sejak pukul 05.30 WIB, belasan pejabat Pemkot Semarang telah bersiap dengan sepedanya masing-masing.

Dipimpin langsung oleh Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, rombongan beranjak dari Balaikota Semarang sekitar pukul 06.00 WIB.

Menuju ke arah timur, rombongan sepeda bergerak menyusuri Kota Semarang dengan rute Jalan Pemuda, Jalan Imam Bonjol, Jalan Pengapon, hingga Jalan Sawah besar.

Dalam perjalanannya, wali kota yang akrab disapa Hendi tersebut beberapa kali menghentikan rombongan ketika menemui sebuah kondisi yang dirasa perlu didiskusikan.

Baca juga: Hijaukan Semarang, Wali Kota Hendi Gandeng Startup untuk Gerakan Masyarakat

Seperti ketika melintas di depan Stasiun Tawang Kota Semarang.

Saat itu, rombongan Pemkot Semarang berkumpul untuk mendiskusikan pengembangan wilayah di sekitar Polder Tawang, yang saat ini sudah dipercantik dengan monumen lokomotif tua dan air mancur menari.

“Saya ingin agar sedulur - sedulur (saudara - saudara) yang berada di jajaran Pemkot Semarang untuk menjadi lebih peka terhadap kondisi kota yang dilewati,” ujar Hendi, seperti dalam keterangan tertulisnya.

Hendi membawa rombongan Pemkot Semarang untuk menyelesaikan rute tinjauan di Rusunawa Kaligawe. Kedatangan rombongan langsung disambut hangat oleh para penghuni Rusunawa.

Di sana, Hendi selaku Wali Kota Semarang bahkan menyempatkan diri untuk berdialog dengan penghuni rusunawa.

"Dengan begini, tidak hanya dapat melihat kondisi kota secara detail, tapi juga dapat mendorong interaksi yang lebih antara sedulur - sedulur di Pemkot Semarang dengan masyarakat," ungkap Hendi.

Baca tentang

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Layangan Tersangkut di Roda Pesawat Citilink, Pilot Sempat Lapor ke Tower

Kronologi Layangan Tersangkut di Roda Pesawat Citilink, Pilot Sempat Lapor ke Tower

Regional
Korban Pembacokan Diduga Tak Dilayani RS karena Hasil Rapid Test, Ini Penjelasan Pengelola

Korban Pembacokan Diduga Tak Dilayani RS karena Hasil Rapid Test, Ini Penjelasan Pengelola

Regional
Suami yang Bunuh Istrinya Hamil 7 Bulan Terancam 15 Tahun Penjara

Suami yang Bunuh Istrinya Hamil 7 Bulan Terancam 15 Tahun Penjara

Regional
Ayah Ibu Dipenjara karena Narkoba, Balita di Medan Dianiaya Paman Bibi gara-gara Buang Air di Celana

Ayah Ibu Dipenjara karena Narkoba, Balita di Medan Dianiaya Paman Bibi gara-gara Buang Air di Celana

Regional
Diduga Diserang Kawanan Tawon, Pria Ini Ditemukan Tewas di Kubangan Air

Diduga Diserang Kawanan Tawon, Pria Ini Ditemukan Tewas di Kubangan Air

Regional
Layangan Tersangkut di Pesawat Citilink yang Akan Mendarat

Layangan Tersangkut di Pesawat Citilink yang Akan Mendarat

Regional
Karut-marut Hilirisasi Riset di Indonesia

Karut-marut Hilirisasi Riset di Indonesia

Regional
Sekolah Ditutup, Pemilik Kantin Ini Banting Setir Jadi Pedagang Bunga Plastik

Sekolah Ditutup, Pemilik Kantin Ini Banting Setir Jadi Pedagang Bunga Plastik

Regional
Diduga Usai Konsumsi Sabu, Seorang Oknum Polisi Ditangkap Warga, Kapolres Simalungun: Akan Kita Tindak Tegas...

Diduga Usai Konsumsi Sabu, Seorang Oknum Polisi Ditangkap Warga, Kapolres Simalungun: Akan Kita Tindak Tegas...

Regional
Menyoal Foto Bugil 2 Pria di Gunung Gede Pangrango, Terduga Pelaku Sebut untuk Riset Tema Tubuh

Menyoal Foto Bugil 2 Pria di Gunung Gede Pangrango, Terduga Pelaku Sebut untuk Riset Tema Tubuh

Regional
Pantai Tuing Indah dan Pantai Pulau Punggur, Destinasi Wisata Baru di Babel

Pantai Tuing Indah dan Pantai Pulau Punggur, Destinasi Wisata Baru di Babel

Regional
Ini Pengakuan Pria yang Bunuh Istrinya Saat Sedang Hamil 7 Bulan

Ini Pengakuan Pria yang Bunuh Istrinya Saat Sedang Hamil 7 Bulan

Regional
Jenazah Satu Keluarga Korban Kebakaran Legok Dimakamkan di Satu Liang

Jenazah Satu Keluarga Korban Kebakaran Legok Dimakamkan di Satu Liang

Regional
Menegangkan, Kakak Selamatkan Adik dari Gigitan Buaya di Dalam Laut, Ini Kronologinya

Menegangkan, Kakak Selamatkan Adik dari Gigitan Buaya di Dalam Laut, Ini Kronologinya

Regional
Komentar Warga soal Wali Kota Tasikmalaya yang Ditahan KPK

Komentar Warga soal Wali Kota Tasikmalaya yang Ditahan KPK

Regional
komentar di artikel lainnya