Ganjar Ingin Jajaran PU Tolak Suap dan Gratifikasi

Kompas.com - 30/04/2019, 16:35 WIB
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Selasa (30/4/2019) Dok. Humas Pemprov JatengGubernur Jateng Ganjar Pranowo, Selasa (30/4/2019)


SEMARANG, KOMPAS.com – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ingin jajaran yang bertugas di Dinas Pekerjaan Umum atau Bina Marga menolak semua praktik suap dan gratifikasi dalam menjalankan tugas-tugas keseharian.

Ganjar menekankan, integritas harus terus ditekankan, karena lembaga itu dulunya identik dengan sogokan.

Hal itu disampaikan pria 50 tahun ini setelah menyaksikan penandatanganan kontrak paket pekerjaan oleh Pemprov Jateng dengan para penyedia jasa di kantor ruang kerjanya, Selasa (30/4/2019).

“Ini cita-cita lama, image lama itu kalau bekerja di Bina Marga atau PU identik dengan suap, sogok-sogokan. Maka, saya ingin semua membangun integritas dan bersih,” kata Ganjar.

Baca juga: Ganjar Ingin Borobudur Marathon Jadi Event Lari Terbaik di Indonesia

Politisi berambut putih ini menekankan dua hal untuk membangun integritas. Pertama, kejujuran dalam bekerja dan kedua integritas dalam profesi.

Jajarannya di Bina Marga diminta mengedepankan integritas dalam bekerja. Penyedia jasa juga diminta tidak memberi uang sogokan kepada jajarannya yang bertugas.

Ganjar yakin, dengan modal integritas, maka paket pekerjaan yang dikerjakan penyedia jasa dapat terjaga kualitasnya.

“Semen tidak dikurangi, ukurannya benar dan sebagainya, endingnya jalanya menjadi awet. Pemerintah menganggarkan, sistem baik, penyedia jasa datang dan mereka harus mendukung program kita agar terlaksana,” tandasnya.

Baca juga: Cerita Zakiyah yang Menangis Mendapat Santunan dari Gubernur Ganjar

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya Jawa Tengah, Hanung Triyono mengatakan, ada 230 paket pekerjaan di Jawa Tengah tahun ini yang dilakukan penandatanganan.

Namun, secara simbolis, hanya 3 paket pekerjaan yang dilakukan penandatanganan.

Tiga paket pekerjaan yaitu, peningkatan jalan Kutoarjo-Bruno batas Kabupaten Wonosobo dengan nilai kontrak Rp 4,6 miliar; paket peningkatan jalan Kuwu-Galeh batas Kabupaten Sragen dengan nilai kontrak Rp 5 miliar; dan paket jasa konsultasi pengawasan jalan dan jembatan BPJ Wilayah Cilacap dengan nilai kontrak Rp 830 juta.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jokowi Berharap Setelah Vaksinasi Ekonomi dan Pariwisata di DIY Tumbuh

Jokowi Berharap Setelah Vaksinasi Ekonomi dan Pariwisata di DIY Tumbuh

Regional
Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal di Yogyakarta, Menkes Klaim Pelaksanaannya Lebih Rapi

Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal di Yogyakarta, Menkes Klaim Pelaksanaannya Lebih Rapi

Regional
Fakta Perempuan Muda Tewas di Kamar Hotel, Tergeletak di Lantai dan Alami Luka di Kepala

Fakta Perempuan Muda Tewas di Kamar Hotel, Tergeletak di Lantai dan Alami Luka di Kepala

Regional
Kasus Sembuh Covid-19 Salatiga Tertinggi di Jateng, Wali Kota Gelar Sayembara

Kasus Sembuh Covid-19 Salatiga Tertinggi di Jateng, Wali Kota Gelar Sayembara

Regional
Kenang Sosok Artidjo Alkostar, Haedar Nashir: Sederhana dan Bersahaja

Kenang Sosok Artidjo Alkostar, Haedar Nashir: Sederhana dan Bersahaja

Regional
Koper dan Alat Kontrasepsi Jadi Barang Bukti Kasus Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel

Koper dan Alat Kontrasepsi Jadi Barang Bukti Kasus Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel

Regional
Mayat Perempuan Muda di Kamar Hotel, Ada Luka di Belakang Kepala

Mayat Perempuan Muda di Kamar Hotel, Ada Luka di Belakang Kepala

Regional
Fenomena Desa Miliarder, Adakah yang Berubah di Masyarakat?

Fenomena Desa Miliarder, Adakah yang Berubah di Masyarakat?

Regional
Cerita Penjual Es Krim di Lampung, Kestabilan Pasokan Listrik Pengaruhi Omzet Penjualan

Cerita Penjual Es Krim di Lampung, Kestabilan Pasokan Listrik Pengaruhi Omzet Penjualan

Regional
Wali Kota Semarang Kaget Pompa di Trimulyo Berkurang

Wali Kota Semarang Kaget Pompa di Trimulyo Berkurang

Regional
Bocah 7 Tahun di Kotabaru Kalsel Tewas Digigit King Kobra Saat Mandi di Sungai

Bocah 7 Tahun di Kotabaru Kalsel Tewas Digigit King Kobra Saat Mandi di Sungai

Regional
447 Rumah Rusak akibat Gempa M 5,2 di Halmahera Selatan

447 Rumah Rusak akibat Gempa M 5,2 di Halmahera Selatan

Regional
Rahvana Sveta di Atas Panggung Gedung Wayang Orang Sriwedari, Memukau...

Rahvana Sveta di Atas Panggung Gedung Wayang Orang Sriwedari, Memukau...

Regional
Banjir Surut, Arus Lalin di Bawah Jembatan Tol Kaligawe Bisa Dilewati Kendaraan

Banjir Surut, Arus Lalin di Bawah Jembatan Tol Kaligawe Bisa Dilewati Kendaraan

Regional
Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X