Sebanyak 40 WNA Ditangkap Kasus Kejahatan Siber, Ini Permintaan Polisi

Kompas.com - 22/04/2019, 17:58 WIB
Sejumlah wna asal Taiwan dan China ditangkap karena diduga melanggar imigrasi dan pidana cybercrime, Senin (22/4/2019). KOMPAS.com/NAZAR NURDINSejumlah wna asal Taiwan dan China ditangkap karena diduga melanggar imigrasi dan pidana cybercrime, Senin (22/4/2019).


SEMARANG, KOMPAS.com - Sebanyak 40 warga negara asing ditangkap di Kota Semarang, Jawa Tengah karena diduga melakukan  kejahatan siber alias cybercrime.

Mereka menjalankan aksinya melakukan penipuan dan pemerasan di sebuah rumah di perkampungan elit di kawasan Puri Anjasmoro, Semarang.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Tengah Komisaris Besar M Hendra Suhartiyono meminta pemerintah setempat agar aktif mengawasi keberadaan warga negara asing di lingkungan terdekat.

Baca juga: Ini Modus Kejahatan Cybercrime yang Dilakukan 40 WN Taiwan dan China

Hal itu karena pelaku rata-rata mencari kawasan yang minim penduduk agar bebas melakukan kejahatan.

"Tindak pidana seperti ini banyak kasusnya di Jakarta dan Bali. Mereka mencari tempat yang relatif tidak banyak penduduk. Di Semarang juga mereka mencari tempat mewah, dimana banyak yang tidak terdeteksi aparat RT/RW," kata Hendra, di sela konferensi pers di kantor detensi imigrasi Semarang, Senin (22/4/2019).

"Kami minta wali kota agar memperketat pengawasan terhadap warga asing," tambahnya.

Baca juga: 40 WN Taiwan dan China Ditangkap, Diduga Lakukan Tindak Pidana Siber

Dijelaskan Hendra, 40 pelaku warga negara China dan Taiwan itu sangat tahu dan memahami perbuatan yang dilakukan. Hal ini diperkuat dengan adanya barang bukti pendukung yang ditemukan dalam penangkapan.

"Ini modus serupa yang ada di Jakarta dan Bali. Ini adalah murni kejahatan cybercrime. Pemerasan, tidak ada kaitan dengan kegiatan hacker," tambahnya.

Polisi, kata Hendra, akan mengembangkan kasus ini, termasuk mengambil keterangan dari pelaku.

Kepolisian juga akan bersinergi dengan jajaran Divisi Hubungan Internasional Mabes Polri untuk memperjelas posisi kasus ini.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ribuan Ikan Mati di Waduk PT SIER Surabaya

Ribuan Ikan Mati di Waduk PT SIER Surabaya

Regional
5 Petugas Puskesmas di Kota Jayapura Terinfeksi Virus Corona

5 Petugas Puskesmas di Kota Jayapura Terinfeksi Virus Corona

Regional
Penjelasan Dirjen PAS soal Pemindahan 41 Bandar Narkoba ke Lapas Nusakambangan

Penjelasan Dirjen PAS soal Pemindahan 41 Bandar Narkoba ke Lapas Nusakambangan

Regional
Ini Kisah di Balik Rompi Kerja Covid-19 ala Ridwan Kamil

Ini Kisah di Balik Rompi Kerja Covid-19 ala Ridwan Kamil

Regional
Pemuda Ini Cabuli 8 Gadis di Bawah Umur, Begini Kasusnya Terbongkar

Pemuda Ini Cabuli 8 Gadis di Bawah Umur, Begini Kasusnya Terbongkar

Regional
Babil, Bocah 12 Tahun Seorang Diri Rawat Kedua Orangtuanya yang Lumpuh

Babil, Bocah 12 Tahun Seorang Diri Rawat Kedua Orangtuanya yang Lumpuh

Regional
PSBB Diperpanjang, Pemkab Bogor Fokus untuk Membuka Rumah Ibadah

PSBB Diperpanjang, Pemkab Bogor Fokus untuk Membuka Rumah Ibadah

Regional
PTPN V Klaim Rugi Ratusan Juta Rupiah Akibat Pencurian Sawit

PTPN V Klaim Rugi Ratusan Juta Rupiah Akibat Pencurian Sawit

Regional
Detik-detik Kakak Beradik Tewas Terhimpit Batu Longsor, Saat Tertidur Lelap di Kamar

Detik-detik Kakak Beradik Tewas Terhimpit Batu Longsor, Saat Tertidur Lelap di Kamar

Regional
2 Bulan Tak Beroperasi akibat PSBB, PO Bus NPM Bertahan Tak PHK Karyawan

2 Bulan Tak Beroperasi akibat PSBB, PO Bus NPM Bertahan Tak PHK Karyawan

Regional
Batam dan Bintan Gelap Gulita, Warga: Tolong Nyalakan

Batam dan Bintan Gelap Gulita, Warga: Tolong Nyalakan

Regional
Meski Semua Pasien Covid-19 di Kabupaten Landak Sembuh, Masih Ada 168 Orang Tunggu Hasil Tes Swab

Meski Semua Pasien Covid-19 di Kabupaten Landak Sembuh, Masih Ada 168 Orang Tunggu Hasil Tes Swab

Regional
Jalani Tes Swab, Begini Kondisi Terbaru Wakil Wali Kota Surabaya Selama Karantina

Jalani Tes Swab, Begini Kondisi Terbaru Wakil Wali Kota Surabaya Selama Karantina

Regional
OTG di Jatim Tinggi, Khofifah Gelar Rapid Test dan Swab Massal di 10 Daerah Ini

OTG di Jatim Tinggi, Khofifah Gelar Rapid Test dan Swab Massal di 10 Daerah Ini

Regional
Ibu 3 Anak yang Curi Sawit untuk Beli Beras Minta Maaf, Dirut PTPN V Malah Tawari Pekerjaan

Ibu 3 Anak yang Curi Sawit untuk Beli Beras Minta Maaf, Dirut PTPN V Malah Tawari Pekerjaan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X