Masa Tenang, Ganjar Pranowo Ikut Copoti Alat Peraga Kampanye

Kompas.com - 14/04/2019, 16:29 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ikut melakukan kegiatan bersih-bersih alat peraga kampanye (APK) di masa hari tenang menjelang pemilihan umum 17 April 2019, Minggu (14/4/2019) Dok. Humas Pemprov JatengGubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ikut melakukan kegiatan bersih-bersih alat peraga kampanye (APK) di masa hari tenang menjelang pemilihan umum 17 April 2019, Minggu (14/4/2019)

SEMARANG, KOMPAS.com -Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ikut melakukan kegiatan bersih-bersih alat peraga kampanye ( APK) di masa hari tenang menjelang pemilihan umum 17 April 2019.

Dengan mengendarai sepeda motor, Ganjar berkeliling di titik -titik di sepanjang jalan protokoler si Kota Semarang, seperti Jalan Simongan, Jalan Karangayu, Jalan Soegijapranata dan jalan protokoler lainnya.

Dengan bermodal tang dan linggis, pria berambut putih itu mencopot APK yang terpasang di bahu-bahu jalan, baik baliho, spanduk atau bendera.

"Hari ini, saya ingin mengajak masyarakat, Satpol PP, Panwas semuanya bergerak untuk mencopoti APK," kata dia, di sela pencopotan APK, Minggu (14/4/2019).

Baca juga: Petugas Gabungan di Cianjur Copot APK Pemilu 2019 dengan Crane

Seusai ketentuan, alat peraga kampanye harus diturunkan saat masa tenang. Pihaknya meminta semua pihak ikut terlibat membersihkan jalanan dari APK.

"Saya berharap tim sukses ataupun partai politik bisa ikut mencopot agar segera rapi. Ini penting agar saat pencoblosan kotanya jadi bersih," tambahnya.

Sebelum mencopot baliho, Ganjar sempat bercanda dengan berbicara dengan foto orang yang ditempel di gambar baliho. Ia minta izin menurunkan baliho.

"Maaf ya Mbak, gambarnya saya lepas," tambahnya.

Baca juga: Posko Pemenangan Bowo Sidik Pangarso di Kudus Lengang, APK Dibersihkan

Aksi bersih-bersih APK tidak jarang menjadi perhatian warga, terutama pengendara yang melintas di jalur yang APK nya sedang dibersihkan.

Setelah dicopot, APK juga diminta agar disimpan dengan baik. Jangan sampai APK bekas kampanye dibuang sembarangan.

"Jangan dibuang sembarangan ya, karena banyak material dari plastik, itu akan menjadi sampah yang mencemari. Kalau bisa didaur ulang jadi produk yang punya nilai ekonomi," ucapnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Atas Permintaan Wali Murid, SMP di Brebes Sekolah Tatap Muka, Siswa Diminta Tak Pakai Seragam

Atas Permintaan Wali Murid, SMP di Brebes Sekolah Tatap Muka, Siswa Diminta Tak Pakai Seragam

Regional
1 WN Amerika Tenggelam, 20 Penyelam Profesional Dikerahkan dan 2 Perwira TNI Ikut Pantau

1 WN Amerika Tenggelam, 20 Penyelam Profesional Dikerahkan dan 2 Perwira TNI Ikut Pantau

Regional
Bocah 8 Tahun Dicabuli, Dibunuh dan Dibuang ke Semak-semak, Ini Motif Tersangka

Bocah 8 Tahun Dicabuli, Dibunuh dan Dibuang ke Semak-semak, Ini Motif Tersangka

Regional
Ibu Melahirkan di RS Tanpa Bantuan Tenaga Medis, Bupati Jombang Menyesalkan

Ibu Melahirkan di RS Tanpa Bantuan Tenaga Medis, Bupati Jombang Menyesalkan

Regional
Ayah Perkosa Anak Tiri hingga Hamil, Ibu Korban Tutupi Perbuatan Pelaku, Terbongkar Setelah Melahirkan

Ayah Perkosa Anak Tiri hingga Hamil, Ibu Korban Tutupi Perbuatan Pelaku, Terbongkar Setelah Melahirkan

Regional
Pembangunan Jembatan Bailey di Masamba Diharapkan Selesai Sebelum HUT RI

Pembangunan Jembatan Bailey di Masamba Diharapkan Selesai Sebelum HUT RI

Regional
1 Korban Terseret Ombak Pantai Goa Cemara Ditemukan, 3 Orang Masih Dicari

1 Korban Terseret Ombak Pantai Goa Cemara Ditemukan, 3 Orang Masih Dicari

Regional
Pemuda Ini Cabuli dan Bunuh Bocah 8 Tahun, Mengaku Sering Dimarahi Orangtua Korban

Pemuda Ini Cabuli dan Bunuh Bocah 8 Tahun, Mengaku Sering Dimarahi Orangtua Korban

Regional
19 Hari Menghilang, Seorang Kakek Ditemukan Tinggal Tulang Belulang

19 Hari Menghilang, Seorang Kakek Ditemukan Tinggal Tulang Belulang

Regional
Nasib Nenek Uho, Ditemukan Tergolek Tak Berdaya di Gubuk Bersama Ayam

Nasib Nenek Uho, Ditemukan Tergolek Tak Berdaya di Gubuk Bersama Ayam

Regional
Polisi Ringkus Komplotan Begal, 4 Pelaku Masih di Bawah Umur

Polisi Ringkus Komplotan Begal, 4 Pelaku Masih di Bawah Umur

Regional
Pemkot Semarang Upayakan Semua Siswa dan Guru Dapatkan Kuota Internet Gratis

Pemkot Semarang Upayakan Semua Siswa dan Guru Dapatkan Kuota Internet Gratis

Regional
Pria Ini Perkosa Anak Tirinya Sampai Hamil, Bayinya Meninggal Setelah Dilahirkan

Pria Ini Perkosa Anak Tirinya Sampai Hamil, Bayinya Meninggal Setelah Dilahirkan

Regional
Pelaku yang Begal Ibu Hamil di Palembang Ternyata Sudah 5 Kali Beraksi

Pelaku yang Begal Ibu Hamil di Palembang Ternyata Sudah 5 Kali Beraksi

Regional
Begal Ibu Hamil, Pelaku: Saya Tidak Ada Uang untuk Makan

Begal Ibu Hamil, Pelaku: Saya Tidak Ada Uang untuk Makan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X