KPU Banjarnegara Libatkan 500 Warga Lipat dan Sortir Surat Suara Pemilu 2019

Kompas.com - 09/03/2019, 16:03 WIB
Proses pelipatan surat suara di GOR Pemuda Banjarnegara, Jumat (8/3/2019) KOMPAS.com/NAZAR NURDINProses pelipatan surat suara di GOR Pemuda Banjarnegara, Jumat (8/3/2019)

BANJARNEGARA, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah melibatkan 500 warga setempat untuk proses penyortiran dan pelipatan kertas surat suara pemilu 2019.

500 warga tersebut telah memulai bekerja sejak Jumat (8/3/2018) dan berlanjut Sabtu (9/3/2019) hari ini. 500 warga dibagi dalam dua lokasi, yaitu 200 orang di Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan 300 orang di GOR Pemuda, Banjarnegara.

"Untuk pelipatan, kami libatkan 500 orang. Tiap orang borongan diupah Rp 80 rupiah per kertas suara DPD," ujar ketua KPU Banjarnegara, Bambang Puji Prasetya kepada Kompas.com di lokasi pelipatan.

Bambang mengatakan, KPU Banjarnegara baru mendapatkan surat suara dari DPD saja. Total ada 799 ribu suara yang terbagi menjadi 1.600 dus.

Baca juga: 1.700 Surat Suara DPR Ditemukan Rusak di Wonosobo

Sementara surat suara yang lain, baik Presiden, DPR dan DPRD akan dikirim kemudian. Untuk mempercepat penyiapan suara, setelah datang, surat suara lalu dijadwalkan pelipatan.

Dikatakan Bambang, pelibatan warga untuk pelipatan surat suara tidak hanya sekali. Warga sudah terbiasa bekerja melipat suara ketika menjelang pemilu.

Bahkan, warga banyak yang bertanya ke KPU kapan waktu pelipatan suara.

"Warga kami sangat antusias, banyak tanya kapan ada pelipatan. Begitu surat suaranya tiba, kami libatkan mereka, tentu dengan seleksi yang ketat," katanya.

Salah satu pelipat, Istiqomah. Selama hampir 2 jam, ibu rumah tangga itu mampu melipat 375 lembar surat suara.

Hal sama dilakukan Fitri. Ia yang baru satu kali bekerja melipat itu baru berhasil melipat sebanyak 225 suara.

Baca juga: KPU Akan Ganti Puluhan Ribu Surat Suara Rusak yang Ditemukan di Kendal

Siti, yang sudah berpengalaman bekerja melipat surat suara sudah kedua kali cukup cekatan melipat. Dalam waktu kurang dari 2 jam, dia berhasil melipat hingga 450 surat suara.

Warga sendiri tampak semringah dengan kerja itu. Termasuk Edi Supriyanto, yang bekerja di tengah suhu panas di GOR Pemuda Banjarnegara. Kedua tangan Edi pun dengan cekatan melipat surat suara Dewan Perwakilan Daerah (DPD).

Setelah terkumpul 25 surat suara, lalu diikat dengan karet. Dua jam bekerja, Edi mampu melipat sebanyak 500 surat suara.

"Saya tadi mulai jam 9, lalu jam 11 istirahat. Jam 1 mulai lagi, sudah dapat 1 kardus ini, isinya 500," pungkas Edi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Perempuan Muda Tewas di Kamar Hotel, Tergeletak di Lantai dan Alami Luka di Kepala

Fakta Perempuan Muda Tewas di Kamar Hotel, Tergeletak di Lantai dan Alami Luka di Kepala

Regional
Kasus Sembuh Covid-19 Salatiga Tertinggi di Jateng, Wali Kota Gelar Sayembara

Kasus Sembuh Covid-19 Salatiga Tertinggi di Jateng, Wali Kota Gelar Sayembara

Regional
Kenang Sosok Artidjo Alkostar, Haedar Nashir: Sederhana dan Bersahaja

Kenang Sosok Artidjo Alkostar, Haedar Nashir: Sederhana dan Bersahaja

Regional
Koper dan Alat Kontrasepsi Jadi Barang Bukti Kasus Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel

Koper dan Alat Kontrasepsi Jadi Barang Bukti Kasus Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel

Regional
Mayat Perempuan Muda di Kamar Hotel, Ada Luka di Belakang Kepala

Mayat Perempuan Muda di Kamar Hotel, Ada Luka di Belakang Kepala

Regional
Fenomena Desa Miliarder, Adakah yang Berubah di Masyarakat?

Fenomena Desa Miliarder, Adakah yang Berubah di Masyarakat?

Regional
Cerita Penjual Es Krim di Lampung, Kestabilan Pasokan Listrik Pengaruhi Omzet Penjualan

Cerita Penjual Es Krim di Lampung, Kestabilan Pasokan Listrik Pengaruhi Omzet Penjualan

Regional
Wali Kota Semarang Kaget Pompa di Trimulyo Berkurang

Wali Kota Semarang Kaget Pompa di Trimulyo Berkurang

Regional
Bocah 7 Tahun di Kotabaru Kalsel Tewas Digigit King Kobra Saat Mandi di Sungai

Bocah 7 Tahun di Kotabaru Kalsel Tewas Digigit King Kobra Saat Mandi di Sungai

Regional
447 Rumah Rusak akibat Gempa M 5,2 di Halmahera Selatan

447 Rumah Rusak akibat Gempa M 5,2 di Halmahera Selatan

Regional
Rahvana Sveta di Atas Panggung Gedung Wayang Orang Sriwedari, Memukau...

Rahvana Sveta di Atas Panggung Gedung Wayang Orang Sriwedari, Memukau...

Regional
Banjir Surut, Arus Lalin di Bawah Jembatan Tol Kaligawe Bisa Dilewati Kendaraan

Banjir Surut, Arus Lalin di Bawah Jembatan Tol Kaligawe Bisa Dilewati Kendaraan

Regional
Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Febuari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Febuari 2021

Regional
Menikmati Nasi Minyak, Makanan Khas Palembang yang Dulu Disantap Keluarga Sultan

Menikmati Nasi Minyak, Makanan Khas Palembang yang Dulu Disantap Keluarga Sultan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X