Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pola Haid Tak Teratur, Waspadai Gejala Psoriasis

Kompas.com - 15/02/2009, 14:22 WIB

JAKARTA, MINGGU — Konsultan kesehatan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Dr Azen Salim memperingatkan wanita yang mengalami siklus haid tidak teratur berpeluang terkena psoriasis.

Hal tersebut disampaikannya pada acara edukasi awam setop psoriasis yang diselenggarakan oleh Komunitas Peduli Psoriasis Indonesia (KPPI), Jakarta, Minggu (15/2).

Psoriasis adalah penyakit genetik dan nongenetik, tidak menular, sejenis kelainan kulit yang ditandai dengan proses pergantian kulit yang terlalu cepat dan mengakibatkan kemerahan bersisik.

Penyakit ini belum bisa disembuhkan, tetapi hanya bisa dilakukan perawatan. Menurut Azen, penyakit ini sebenarnya dapat menyerang wanita dan pria. Namun, karena pengaruh hormon esterogen yang terus berubah-ubah jumlahnya pada wanita, menjadi pemicu tersendiri untuk timbulnya psoriasis.

Ia menjelaskan bahwa ada hubungan antara hormon esterogen dan psoriasis. Pada hormon esterogen, menurutnya, ada tiga jenis lagi yang membaginya, yaitu estrone, estradiol, dan estriol. Kedua hormon yang memiliki keterkaitan adalah estrone dan estradiol. "Estrone ini biasanya terdapat pada perempuan obesitas," ujar Azen.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa dengan adanya kadar estrone yang tinggi dapat menekan sistem ovulasi sehingga menyebabkan telatnya menstruasi. Selain itu, hormon estradiol yang seharusnya menurun ketika sel telur matang pecah pada keadaan normal, justru akan tetap tinggi pada keadaan tidak normal di mana sel telur matang tidak kunjung pecah.

Menurut Azen, jumlah hormon yang tak stabil ini memicu adanya gangguan imunologis sehingga turut memicu timbulnya psoriasis. Namun, ia tidak bisa memastikan kalau siklus haid tak teratur merupakan gejala psoriasis.

Mengingat penyakit ini juga disebabkan faktor genetis, diperlukan diagnosis yang teliti untuk mengetahui adanya penyakit psoriasis karena sulit membedakan dengan penyakit kulit biasa.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com